[L] LENG - Pengakuan Akbar Keblinger?

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Tue Jan 22 2002 - 11:01:22 EST


Date: Tue, 22 Jan 2002 07:25:58 -0800 (PST)
From: Timur Leng <kadungngetan@yahoo.com>
Subject: PENGAKUAN AKBAR KEBLINGER?
To: APAKABAR@RADIX.NET

 
PENGAKUAN AKBAR KEBLINGER??

Itulah yang diungkapkan oleh seorang tokoh bangsa dan agama!

Dalam kekeruhan masalah yang menyangkut dirinya. Ia masih

Berkilah kilah. Satu type sungsang sumbelnya jalan pemikiran

Orang yang rungsing banyak masalah.

Tetapi tetap yang mengherankan. Adalah kedogolan bangsanya.

Termasuk aparat pengadilan, dan rakyat sebagai juri2 keadilan.

Pertama : AKBAR SIAP DIPERIKSA KAPAN SAJA.

Dengan wajah kusam, hilang senyum yang membuat hidung bundarnya

Tambah besar menarik. Sebagai gambaran pria berdaya viagra tinggi?

Akbar diberitakan : SIAP PAKAI KAPAN SAJA.

Satu tantangan dari kesatria bangsa, kepada GENG PENGADILAN

UNTUK TIDAK BERGAYA BANCI!!!

Disitu Akbar, harus diacungkan topi koplok!! Ia masih punya jalu!

Menantang staff pengadilan, termasuk? Menteri KEHAKIMAN?

DAN JELAS TANTANGAN ITU, MEMBUAT AKBAR BUKAN

KUCING SUMATERA YANG PENGECUT DI BAWA KEPEMERIKSAAN.

Saluut buat bang Tanjung…yang dijahati pengadilan sehingga terkatung katung????

 Kedua,

Nah, bagian kedua ini, yang kurang enak!

KOK KAPAN SAJA? TAPI KENAPA HARUS BURU2? KHAN TUNGGU SAJA DULU? Sampai pemeriksaan dilakukan. Sedangkan kloter2 buat pergi dapat kopiah

Haji itu, bisa kapan saja Khan??? Itulah Ironisnya orang rungsing .

Ngomongnya bisa kapan saja, tapi punya batasan waktu??

Inilah kerancuan bahasa Melayu.

Seolah olah pelacur itu tidak sama dengan tuna susila, apa lagi dengan pekerja Seks?

Sebentar lagi akan dipopulerkan dengan penjaja seks…karena sudah disamakan

Dengan Belanda Jerman…sebagai propesi berpendapatan seperti dokter2 yang

Nyuntikin yang sakit. Hanya prostitut itu, kebalikannya, menyuntikin penyakit kepada

Kekasihnya?

KAPAN SAJA, BISA MERUPAKAN BASA BASI. Karena Akbar lebih menunjukkan

Sikap menekan lembaga pengadilan itu.

Walaupun dalam kata, ia bisa berkilah. Lha, periksalah Akbar, sebelum Februari!!

Mungkin Akbar tahu, bahan tuduhannya tidak lengkap, atau kena acak2 distorsi?

Kita kagum, dengan keahlian politisi, membuat para penghakim menjadi dogol2.

Dipermainkan penguasa yang berkolusi dengan pengacara2 yang padam pula

Nuraninya. KAPAN SAJANYA AKBAR ITU ADA BATASANNYA??

 

Ketiga : PERNYATAAN AWAM MENDOGOLKAN AGAMA!

Mengapa dihalang halangi ibadah ke rumah Tuhan?

Penulis secara radikal jadi bertanya mengkal.
Lha Bar, selama eluh aktip jadi ketua mahasiswa agama itu.

Apa kau jadikan itu sebagai tunggangan politik praktis saja?

Atau kau mendalami ilmu agama dengan benar? Seperti waktu kau

Menunggu domba2 di desa Pagar ruyuang itu?

 Mosok kau tega2nya menghina tukang tahu Sumedang

Atau Enciek enciek Tanah Abang. Dengan pernyataan kau

Yang menyiratkan : BAHWA RUMAH ALLAH ITU ADANYA DI ARAB SONO?

Lha, Istiqlal yang gedenya tidak ketulungan itu, rumahnya siapa?????

Gilenye eluh, sudah tidak ketulungan lagi Bar….dasar eluh keturunan Bar Bar.

Apa eluh mau bilang, bahwa Istiqlal itu sudah bukan rumah Allah lagi?

Karena sudah dibeli sama pak Haji Domo yang bekas Tukang ganjel

Mesjid itu?

Weleh weleh…tidak sadar mungkin, kau ini sudah mengaburkan istilah

Agama. Hanya untuk menggoalkan maksud hati kau, yang berbulu???

Kira kiralah Bar..jika bikin alasan itu…

Tapi gue sih percaya, langkah siasat kau bisa nyangkut juga di benak konco2

 Eluh yang fanatiknya Audzubilloh itu…yang jadi pada berkomentar.sbb..

IYA YAH…MOSOK AKBAR MAU NENGOK RUMAH ALLAH SAJA

KAGAK DIBOLEHKAN…WAH…TENTU INI HASUTAN DARI

KELOMPOK SEBELAH..YOK…KITA AJAK JIHED AJE……

BIAR NYAHO…. Sambil…tangan belakangnya…ke belakang

Untuk menerima titipan amplop dari anak buahnya Bang Akbar yang

Tetep sabar…tersenyum ramah karena persiapan yang matang untuk

Pergi ke rumah Allah??

Itulah sebuah pengakuan yang keblinger dari pejabat yang tertimpa

Masalah berhubungan dengan YAYASAN BERBAU AGAMA

YANG DIBERITAKAN FIKTIP JUGA???

 

Tetapi benar! TANTANGANNYA..KAPAN SAJA, MENANTANG

PENGUASA PERADILAN UNTUK TIDAK BERTINDAK BANCI
 

Selasa, 22/01/02 : 13.08 WIB

Akbar Siap Diperiksa Kapan Saja

Jakarta, CyberNews. Mantan Mensesneg Akbar Tandjung, tersangka kasus
penyalahgunaan dana nonbudgeter Bulog, menyatakan siap diperiksa Kejaksaan
Agung (Kejakgung) kapan saja sebelum atau sesudah keberangkatan dirinya
menunaikan ibadah haji 14 Februari mendatang.

"Pemeriksaan itu kan bisa saja. Silakan Kejaksaan Agung memeriksa saya
kapan saja, sebelum berangkat juga bisa kan. Saya kan berangkat sekitar
tanggal 14 Februari. Jadi kalau mau memeriksa saya, tentunya masih ada
waktu," ungkap Ketua DPR RI itu kepada wartawan di gedung DPR/MPR,
Jakarta, Selasa (22/1).

Akbar meminta agar kepergiannya menunaikan haji tidak dianggap menghindar
dari pemeriksaan. Menurutnya, Kejakgung masih memiliki waktu sekitar dua
minggu untuk memeriksa dirinya. "Keberangkatan saya kan sekitar dua minggu
lagi, jadi kesempatan pemeriksaan kembali kan masih ada lagi," ujarnya.

Ketua umum Partai Golkar itu menjelaskan, Jumat lalu tim pengacaranya
telah mengirimkan surat kepada Kejakgung untuk meminta izin menunaikan
ibadah haji. "Tapi saya belum tahu hasilnya. Artinya saya belum dapat
laporan lagi dari pengacara saya," tambahnya.

Bagaimana jika Kejakgung menolak? Soal itu, Akbar menyerahkan sepenuhnya
kepada Kejakgung. "Saya kan mau beribadah, mau ke rumah Allah, masak saya
nggak boleh beribadah, tapi sepenuhnya saya serahkan kepada kejaksaan,"
katanya. (kcm/cn05)
 Copyright © 2000

Tetapi benar! TANTANGANNYA..KAPAN SAJA, MENANTANG

PENGUASA PERADILAN UNTUK TIDAK BERLAKU BANCI……!!!

 

----- End of forwarded message from Timur Leng -----