X-URL: http://laskarjihad.or.id/berita/ags2001/mhi010818d.htm
Dewan Pimpinan Pusat
Forum Komunikasi Ahlus Sunnah wal Jamaah
Peringatan HUT RI
Diwarnai Aksi Pembakaran Bendera RMS
Ambon, Laskarjihad.or.id (18/08/2001)
Suasana peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-56 di Ambon dirasakan oleh
masyarakat memberikan nuansa lain dalam kehidupan mereka. Hari ini
seluruh komponen bangsa memperingati hasil perjuangan para pendahulu
negeri ini, yang telah merebut kemerdekaan dengan nyawa dan berbagai
pengorbanan yang telah mereka berikan.
Pagi tadi, seluruh masyarakat Ambon memperingati HUT Kemerdekaan.
Namun berbeda dengan daerah lain peringatan hari kemerdekaan di Ambon
diwarnai orasi para tokoh masyarakat disertai dengan aksi pembakaran
bendera RMS. Aksi tersebut dilakukan di sekitar Masjid Raya Al-Fatah
pada pukul 09.30 WIT.
Menurut beberapa sumber, bendera RMS yang dibakar warga adalah hasil
rampasan dari warga kristen yang tertangkap kaum muslimin. Dari hasil
razia itu oleh warga muslim langsung dibakar di depan masjid Al-Fatah.
Bersamaan dengan aksi tersebut, terdengar suara tembakan beberapa kali
disekitar lapangan Merdeka. Mendengar suara tembakan sebagian massa
muslim berlari memburu suara tersebut.
Karena mendapat hadangan ektra ketat dari aparat keamanan, massa
muslim kembali ke samping masjid Al-Fatah. Selanjutnya ribuan massa
muslim merangsek menuju Tugu Trikora. Sejumlah aparat pun telah siaga
dan membuat pagar betis. Akhrinya massa muslim tertahan di jalan AM.
Sangaji, 50 meter sebelum Tugu Trikora.
Di tempat tersebut sempat terjadi aksi dorong-mendorong antara aparat
keamanan dengan massa muslim. Saat itu massa muslim kembali melakukan
orasi mengutuk tindakan aparat yang dinilai tidak mempunyai nyali
untuk menangkap kelompok separatis RMS. Setelah beberapa lama
tertahan, massa muslim akhirnya bubar satu-persatu untuk melaksanakan
sholat Jumat.
Sebelum kejadian tersebut, ketegangan sempat terjadi di jalan AY.
Patti. Suara ejekan dan cemoohan ramai terdengar ketika kelompok tarik
suara dari perwakilan SLTP, SMU se-kodya Ambon membawakan lagu 'Sampai
Juo' yang berisi ajakan untuk hidup damai, sebuah pesan rekonsiliasi
yang sengaja disisipkan sebagai titipan dari pejabat Maluku.
Sementara itu, pembakaran bendera RMS juga terjadi di BTN Kebon
Cengkeh. Sebelum pembakaran bendera, warga terlebih dahulu mengadakan
orasi di halaman Masjid Amal Sholeh BTN Kebun Cengkeh.
Dalam orasi tersebut kaum muslimin menyatakan siap mendukung dan
membela kedaulatan NKRI sampai titik darah penghabisan. Mereka juga
menegaskan bahwa RMS adalah pemberontak yang merongrong kedaulatan
NKRI. Oleh karena itu, RMS harus dimusnahkan dari bumi Indonesia.
Seusai orasi warga melakukan pembakaran bendera RMS yang telah
disiapkan sebelumnya. Aksi yang dilakukan dalam suasan heroik ini
diwarnai pula teriakan takbir selama aksi berlangsung. Aksi ini
berlangsung hingga pukul 11.00 WIT. (fs)