[REGS] SUMBAR - Serangan Malaria di Pasaman Luar Biasa

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Mon Aug 13 2001 - 18:51:23 EDT


X-URL: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0108/14/daerah/terg23.htm

>Selasa, 14 Agustus 2001
   Serangan Malaria di Pasaman, Sumatera Barat
   Tergolong Kejadian Luar Biasa
   
* 47 Tewas dan 783 Orang Diduga Tertular

   Padang, Kompas
   
   Penyakit malaria di Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, sudah masuk
   kategori kejadian luar biasa (KLB). Sejak Maret 2001 sampai tanggal 15
   Agustus lalu, tercatat 47 penderita meninggal dunia, sedang 783
   lainnya diduga masih tertular penyakit yang ditularkan melalui gigitan
   nyamuk anopheles ini.
   
   Asisten Bidang Kesejahteraan Pemerintah Daerah Provinsi Sumatera Barat
   Drs Yulrizal Baharin MSi, Senin (13/8), kepada Kompas mengatakan,
   penyakit menyerang empat desa di Kabupaten Pasaman dan telah merenggut
   47 korban jiwa. "Tim terpadu penanggulangan korban malaria yang
   dipimpin dr Aminul Azwar, telah melakukan pengobatan massal kepada
   sekitar 4.904 orang warga masyarakat," katanya.
   
   Empat desa tempat terjadinya KLB malaria adalah Desa Simpang Koto,
   Desa Kampung Masjid Baru, Desa Muarotabing dan Desa Taming Batahan.
   Semuanya di Kecamatan Ranah Batahan, sekitar 300 km utara Padang.
   
   Yulrizal Baharin mengatakan, Gubernur Sumbar Zainal Bakar sudah
   memerintahkan segera mencek langsung 783 jiwa penduduk yang diduga
   masih tertular penyakit malaria ini, di empat desa tadi. Bahkan untuk
   pengobatan massal juga dilakukan di dua desa lainnya, masing-masing
   Desa Selayang dan Desa Muaro Mais.
   
   Sampai sekarang, pihak Dinas Kesehatan dan Kesejahteraan Sosial telah
   mengambil sampel darah terhadap 254 orang penderita. Hasil
   penyelidikan di laboratorium di Padang, baru bisa diketahui dalam
   waktu dekat.
   
   Terus diteliti
   
   Asisten Bidang Kesejahteraan ini menjelaskan, untuk mencari tahu
   penyebab berjangkitnya KLB malaria ini, terus dilakukan penelitian.
   Dari hasil penelitian awal, ditemukan tiga jenis nyamuk yang diduga
   kuat sebagai penular malaria, yaitu nyamuk anopheles khoci (vektor
   malaria), nyamuk culex (nyamuk rumah), dan nyamuk mansonia (nyamuk
   kebun).
   
   "Yang terakhir, nyamuk mansonia tercatat sebagai nyamuk yang dominan
   dan ditemukan di kulit-kulit tempurung kakao (coklat) yang sudah
   diambil isinya. Kulit coklat seperti tempurung kelapa itu mengering
   dan menampung air kotor, sehingga memungkinkan nyamuk kebun berkembang
   biak," papar Yulrizal.
   
   Karena itu, masalah kebersihan mutlak mendapat perhatian utama oleh
   masyarakat dan pemerintah setempat, terutama di daerah-daerah endemis
   malaria. KLB malaria ini, juga memupus status Sumatera Barat sebagai
   daerah bebas penyakit malaria beberapa tahun lalu.
   
   Yulrizal mengharapkan agar ada perbaikan kinerja aparat terkait dan
   sistem pelaporan kesehatan masyarakat. "Kalau dari awal diperoleh
   laporan, setidaknya kasus penyakit malaria ini sebelum berkembang
   menjadi KLB bisa ditangani atau angkanya ditekan," katanya.
   
   Sementara itu, Wakil Bupati Pasaman Benny Utama, kepada pers di
   Lubuksikaping mengatakan, pemerintah Kabupaten Pasaman telah
   mengalokasikan dana sebesar Rp 3,5 milyar pada anggaran tak tersangka,
   yang dapat dicairkan pada saat dibutuhkan.
   
   "Untuk mengantisipasi kasus KLB malaria ini telah didirikan dua posko
   dengan menambah tenaga dokter sebanyak dua orang. Masyarakat yang
   mengalami demam-demam dengan gejala menggigil, mual, dan muntah, harus
   segera berobat ke Puskesmas terdekat dan memelihara kebersihan
   lingkungan, serta membasmi sarang nyamuk," katanya. (nal)
     

---
The site now carries 10 lists!  REGIONS is quite popular.  It carries
news from provinces outside Jakarta.  You may post to REGIONS just as
you post to the other lists.  Send ascii postings without attachments
to the site moderator at apakabar@radix.net.  Visit REGIONS today!
HOMEPAGE: Lists, Databases, & Links Center - <http://www.indopubs.com>
---