Date: Sat, 16 Sep 2000 19:48:15 -0700 (PDT)
From: pengimbang ri <pengimbang_ri@yahoo.com>
Subject: Dijajah Para Preman.
To: apakabar@saltmine.radix.net
Mengapa GusDur(GD) bicara didepan umum memberi
tahu bahwa beliau telah memerintahkan menangkap Tommy?
Seharusnya atas kasus sabotase bom dll belakangan ini,
GD cukup memanggil Kapolri untuk mengetahui
perkembangan persoalan itu, dan jika ada bukti GD bisa
minta Polri menjalankan tugas hukumnya. GD juga tidak
bisa sembarangan memerintahkan Kapolri menangkap orang
tanpa proses dan bukti hukum yang benar. Mengapa GD
memerintahkan penangkapan itu, bodohkah GD?
Kontrovesialkah GD? Jelas tidak. Bahwa GD berseru
secara terbuka untuk menangkap Tommy ini dapat
dianalisa sebabnya sbb:
1.Perintah-perintah GD untuk mengamankan situasi
negara selalu kandas karena kerja aparat keamanan yang
jelek. Kasus kekacauan sosial dan kriminal hampir tak
ada yang bisa ditindak dan diselesaikan oleh Polri dan
TNI. Sebut saja misalnya kasus Ambon, Aceh, Irian
Barat, kelangkaan BBM, bom di gedung Kejagung, bom di
BEJ, uang palsu, penculikan dan penghilangan orang
dll.
2.Mengapa perintah GD ke bawahannya, aparat keamanan,
selalu kandas tidak dilaksanakan dengan baik? Karena
bawahan GD sebagian besar adalah lawan dari GD
sendiri, jadi ada resistensi pelaksanaan perintah,
atau bahkan pembangkangan oleh TNI dan Polri, atau
bahkan memberontak. Hal ini bisa kita lihat dari
pernyataan Jaksa Agung sendiri, sekarang sudah secara
jelas menyebut militer sebagai pelaku kekacauan ini,
ini memperjelas posisi TNI dan Polri. Pembangkangan
TNI dan Polri untuk melaksanakan tugas ini sudah tidak
bersifat individu oknum mereka, tapi sudah merupakan
pemberontakan secara institusi. Contoh paling gamblang
adalah pengeboman gedung Kejagung, jelas bomnya TNI.
Pindad sudah memberi bukti bahwa produknya sudah
diserahterimakan kepada markas TNI di Madiun. Jadi
selanjutnya fokus penyelidikan perkara ada di dalam
tubuh TNI, bagaimana dari Madiun bisa meledak di
Kejagung. Tapi apa yang terjadi kita semua tahu,
penyidikan ini terhenti dan menguap entah hilang
kemana.
3.Mengapa TNI dan Polri membangkang terhadap GD dengan
membuat kekacauan di mana-mana? Karena mereka adalah
bagian dari kekuatan regim Soeharto dan kroninya yang
harus melawan reformasi yang akan merugikan posisi
politik dan mata pencaharian hitam mereka.
4.Menghadapi persoalan-persoalan sulit tersebut
diatas, GD berseru untuk menangkap Tommy. Intinya GD
ingin agar MASYARAKAT TAHU SIAPA SEBENARNYA MUSUH
RAKYAT, yaitu Keluarga Cendana dan kroni-kroninya. GD
juga sekaligus MENANGKIS TUDUHAN NAIF bahwa
pemerintahannya tidak dapat berbuat apa-apa. GD
seorang saja apa artinya untuk menjalankan negara,
harus dengan bawahannya seluruh personil di
pemerintah. Bagaimana ini bisa terwujud kalau
BAWAHANNYA, TERUTAMA TNI DAN POLRI MEMBANGKANG. INI
YANG INGIN DISAMPAIKAN GD. Selanjutnya pesan yang akan
disampaikan GD adalah juga AGAR MASYARAKAT MENDUKUNG
GD DALAM MELAWAN PEMBANGKANGAN INI. Bagaimana dengan
wakil rakyat di MPR dan DPR, kita semua sudah tahu
bahwa mereka telah berkianat meninggalkan kepentingan
rakyat. Sekarang terserah rakyat apakah akan berjuang
menegakkan keadilan, kebenaran, berbangsa dan
bernegara, atau akan menyerah kembali diperintah oleh
regim Order Baru lagi. Kita sudah mengalami bahwa
regim ini sangat bengis membabat semua lawan, sekarang
pun mereka masih demikian ganasnya tanpa peri
kemanusiaan membuat kekacauan di mana-mana, mirip
dengan para preman, dan preman asli pun merupakan
bagian dari kekuatan mereka. Jadi kalau mereka
berkuasa, baik mutlak menguasai pemerintahan, maupun
secara tersamar seperti sekarang ini, berarti KITA
TELAH DIJAJAH OLEH PARA PREMAN !!! Dulu dijajah
Belanda dan Jepang, sekarang dijajah para preman.
Salam prihatin,
Pengimbang.
----- End of forwarded message from pengimbang ri -----
*****************
Check out the now active INDONESIA-DOCS and INDONESIA-POLICY lists
available from Indonesia Publications' homepage: http://www.indopubs.com
*****************