[INDONESIA-NEWS] ANTARA - Surat Kabar Lokal di Irja Dinilai Khianati Pemerintah RI

From: indonesia-p@indopubs.com
Date: Thu Sep 14 2000 - 10:05:18 EDT


NASIONAL
--------
Antara

SURAT KABAR LOKAL DI IRJA DINILAI KHIANATI PEMERINTAH RI
Monday, September 11, 2000/1:08:50 PM

Jayapura, 11/9 (ANTARA) - Surat-surat kabar lokal yang terbit di Jayapura,
Propinsi Irian Jaya dinilai secara terang-terangan mengkhianati pemerintah
RI melalui pemberitaan yang condong mendukung disintegrasi bangsa dan
kemerdekaan negara Papua Barat.

Kepala Biro Humas Kantor Gubernur Irian Jaya, Drs Suryanto Sriwardoyo
mengatakan di Jayapura, Senin, berita-berita yang dilansir semua penerbitan
lokal di Irian Jaya, khususnya yang terbit di Jayapura, condong membela
perjuangan aspirasi Papua Merdeka dan mendiskreditkan pemerintah yang sah.

Setiap pagi, katanya, surat-surat kabar seperti Cenderawasih Pos, Papua Pos,
menyajikan berita-berita mengenai Papua Merdeka dengan narasumber
tokoh-tokoh Presidium Papua.

"Surat-surat kabar ini, termasuk yang terbit di Sorong, Timika dan Biak juga
bertindak seakan-akan menjadi corong negara Papua Barat, tanpa memperdulikan
etika berita yang berimbang dan tanpa pertimbangan bahwa mereka jelas telah
menghianati perjuangan bangsa dan negara" kata Suryanto.

"Karena itu sebagai jurubicara Pemerintah Daerah Irian Jaya saya menyatakan
bahwa tindakan para pemimpin surat-surat kabar tersebut yang mengutamakan
berita seputar negara Papua serta menjadi corong propaganda negara Papua
sangat tercela," tambahnya.

Selain kepada surat-surat kabar lokal, ia juga mengkritik Kantor Berita
ANTARA Biro Jayapura karena belum berfungsi secara baik.

"Tapi sejauh ini pemberitaan ANTARA Jayapura masih dalam batas-batas sebagai
lembaga pers yang berpegang teguh pada komitmen menyiarkan berita-berita
berdasarkan fakta tanpa sensasi yang bisa memecah belah persatuan dan
kesatuan bangsa serta masih memegang teguh etika berita yang berimbang,"
katanya.

Kampanye merdeka

Menurut Suryanto, sebagai aparat pemerintah ia risih membaca berita-berita
yang disajikan media lokal karena tiap hari mengkampanyekan Papua Merdeka.

"Bayangkan surat-surat kabar ini terbit dan menjual produknya dalam wilayah
kekuasaan negara RI," tambahnya.

Pemimpinnya serta para wartawannya, kata dia, adalah warga negara Indonesia,
tetapi setiap hari mereka menjadi juru kampanye negara Papua Merdeka.

"Memang surat kabar dan wartawan punya hak menyiarkan sebuah berita, tetapi
bagaimanapun sangat keterlaluan kalau wartawan Indonesia menjadi corong
suatu ide yang jelas mengundang perpecahan dan disintegrasi bangsa",
katanya.

Apalagi untuk tujuan tertentu wartawan melupakan kode etik jurnalistik yang
mengatur tingkah laku wartawan Indonesia dalam kegiatan sehari-hari,
demikian Suryanto. (U.JPR02/JPR01/C/11/09/:0 12:37/ND08

1109001300 NNNN

---
Email all postings in plain text (ascii) to apakabar@radix.net
INDONESIA-L - <http://www.indopubs.com/archives>
INDONESIA-NEWS - <http://www.indopubs.com/parchives>
INDONESIA-VIEWS - <http://www.indopubs.com/varchives>
INDONESIA-POLICY - <http://www.indopubs.com/tarchives>
INDONESIA-DOCS - <http://www.indopubs.com/darchives>
SEARCH CURRENT POSTINGS - <http://www.indopubs.com/search.html>
SEARCH YEAR 2000 POSTINGS - <http://basisdata.esosoft.net>
SEARCH 1990-1999 POSTINGS - <http://basisdata.esosoft.net/search-all.html>
RETURN TO Mailing List & Database Center - <http://www.indopubs.com>
---