Date: Sun, 10 Sep 2000 21:07:30 -0700 (PDT)
From: oscar rio <rio_oscar@yahoo.com>
To: apakabar@saltmine.radix.net
Olimpiade Sidney, hijau atau beracun ?
Lagi ramai-ramainya demam Olimpiade, rasanya kalau
nggak nulis masalah ini kok seperti ketinggalan
kereta. Inilah budaya kita, lihat saja sepak bola
PSSI, kemana bola menggelinding kesitu para pemain
kita meluruk. Tetapi bagaimanapun saya tetap bangga
menjadi bangsa Indonesia.
Kembali soal olimpiade Sidney yang slogannya
"Olimpiade hijau" karena komitmennya untuk menjadikan
olimpiade tersebut berwawasan lingkungan melalui
konservasi energi, minimalisasi limbah, menghindari
polusi dan melindungi lingkungan alam. Tetapi apakah
betul komitmen tersebut tulus, hal ini masih menjadi
pertanyaan, sedikitnya bagi pentolan Greenpeace yang
mengkritik bahwa sejumlah sponsor masih belum memenuhi
standar "hijau", bahkan sejumlah aktivis lingkungan
mengkritik Australia sebagai cuma omong besar dalam
mempromosikan Green Games.
Seorang profesor sains dari Wollongong bahkan pernah
mengatakan kepada Reuters bahwa penyelenggara
Olimpiade tidak membersihkan limbah beracun yang ada
dari Homebush bay (yang menjadi arena pertandingan),
akan tetapi hanya menguburnya saja sehingga limbah
beracunnya antara lain berupa dioksin yang bersifat
karsinogenik masih tetap ada disana.
Pada tahun 1997 Greenpeace menemukan 69 drum dioksin
dibuang disana, sebagian drumnya telah berlubang
akibat karat, sehingga tingkat dioksin di arena
olimpiade hijau itu lebih tinggi dari Times Beach di
Missouri AS. Apakah hal ini tidak akan membahayakan
para atlet yang ditampung disana? Apakah kita perlu
mengirimkan atlet ke olimpiade itu?
Pantaskah olimpiade tersebut menamakan dirinya sebagai
olimpiade hijau?
Mungkin lebih menantang dengan nama lain yaitu
"olimpiade beracun"?.
----- End of forwarded message from oscar rio -----
*****************
Check out the now active INDONESIA-DOCS and INDONESIA-POLICY lists
available from Indonesia Publications' homepage: http://www.indopubs.com
*****************