Kamis, 7 September 2000
Mahasiswa Minta
Bupati Muba Diadili
Palembang, Kompas
Sekitar 10 delegasi mahasiswa yang tergabung dalam Forum Reformasi
Mahasiswa Musibanyuasin (FRMM) meminta DPRD Sumsel menekan polisi agar
memeriksa Bupati Kabupaten Musibanyuasin (Muba), Nazom Nurhawi, Rabu (6/9).
Para mahasiswa yakin Nazom terlibat pada peristiwa pemukulan tiga mahasiswa
saat rapat paripurna DPRD Muba membahas laporan pertanggungjawaban bupati
10 Juli 2000 lalu.
Demikian Ketua FRMM, Askolani saat menyampaikan aspirasi pada Ketua DPRD
Sumatera Selatan Adjis Aip di Gedung DPRD Sumsel, Palembang, Rabu (6/9).
Askolani dan teman-temannya merupakan kelompok mahasiswa yang terkenal
getol mengkritik kepemimpinan Nazom sejak awal reformasi berlangsung.
Menurut Askolani, pada tanggal 10 Juli 2000 pagi, dia bersama 10 temannya
ingin mengikuti perkembangan laporan pertanggungjawaban Bupati Muba tahun
anggaran 1999/2000 di Gedung Wanita, Sekayu. Kedatangan itu merupakan yang
kedua kali setelah rapat paripurna dewan tanggal 4 Juli 2000.
Rupanya, kedatangan kali ini sudah dinantikan oleh sekitar 60 orang massa
yang sebagian besar tidak dikenal. Begitu turun dari mobil, mereka langsung
disambut dengan ancaman oleh massa tak dikenal itu.
Rombongan mahasiswa ini langsung lari tunggang langgang. Namun, Ramogers,
Sumarlan dan Mulyadi tidak berhasil meloloskan diri dan dihajar massa
penghadang. (sah)
***********************************************
Check out the now active INDONESIA-POLICY and INDONESIA-DOCS lists
on the Indonesia Publications homepage: http://www.indopubs.com
***********************************************