[INDONESIA-NEWS] KCM - Sutiyoso Pertanyakan Wewenang FPI 'Sweeping' ...

From: indonesia-p@indopubs.com
Date: Fri Jun 16 2000 - 10:12:02 EDT


X-URL: http://www.kompas.com/berita-terbaru/0006/16/headline/34.htm

   
                       Jumat, 16 Juni 2000, 16:49 WIB
        Sutiyoso Pertanyakan Wewenang FPI 'Sweeping' Tempat Hiburan
                                      
                               Jakarta, Jumat
                                      
     Gubernur DKI Sutiyoso mengatakan, pihaknya ingin berbicara dengan
     Front Pembela Islam (FPI) yang sering melakukan "sweeping" tempat
     hiburan di Jakarta, serta aparat yang terkait urusan razia seperti
                             Polda dan Tramtib.
                                      
        "Apakah itu memang wewenang mereka, itu pertanyaannya, kalau
    sekedar melibatkan diri dengan berpartisipasi, saya sih setuju saja
    secara proporsional," kata Sutiyoso seusai melakukan sholat Jumat di
                            Balaikota, Jakarta.
        Menurut dia, "sweeping" tempat hiburan oleh suatu lembaga di
      luar pemerintah tidak akan menyelesaikan masalah dan justru akan
       menimbulkan masalah baru. "Kalau ada beberapa lokasi diskotek
        menyiapkan perlawanan tidak bisa disalahkan, 'wong' lahannya
                     diganggu, mungkin akan bereaksi."
                                      
      Ketika ditanya FPI melakukan razia atas inisiatif sendiri karena
      Pemda dan Polda tidak pernah menanggapi keluhan mereka, Sutiyoso
      mengaku bahwa memang sulit menutup kegiatan tempat hiburan yang
         disinyalir ada maksiatnya, karena penutupan harus melalui
                       tahap-tahap yang sudah diatur.
                                      
       Menurut dia, jika ada yang main hakim sendiri dari masyarakat
      seharusnya polisi segera melakukan tindakan, dan bukan wewenang
                                 pihaknya.
                                      
      "Tolong tanya sama dialah (Kapolda Metro Jaya-red), kalau Pemda
    yang harus mengerahkan Tramtib atau Hansipnya misalnya untuk menjaga
     lokasi itu, apa ada kemampuan untuk itu karena Tramtib dan Hansip
                  sifatnya hanya membantu," kata Sutiyoso.
          Pada Rabu malam (14/6), sekitar 1000 anggota laskar FPI
    melakukan Gerakan Anti Maksiat dengan cara "sweeping" tempat hiburan
    yang disinyalir melakukan kegiatan pelacuran terselubung, perjudian,
              peredaran narkoba, dan minuman keras di Jakarta.
        Dengan puluhan armada truk, metromini dan sepeda motor serta
    menggunakan baju taqwa putih, mereka mendatangi kawasan yang dikenal
    sebagai tempat pelacuran terselubung, dan peredaran narkoba, seperti
       Blora, Lokasari, Mangga Besar, Kota, Monas, serta Tanah Abang.
         Namun tidak terjadi razia atau bentrokan, kecuali sedikit
    ketegangan karena para pengusaha tempat hiburan di lokasi itu sudah
       mencium kedatangan pasukan FPI itu, dan menutup tempat hiburan
                              mereka.(Ant/zrp)
                                      
--- Lifetime _email_ subscription to all 5 (five) 'apakabar' lists now
available for a one-time donation of US$250 to support Indonesia
Publications' online projects. Email apakabar@radix.net to make all
arrangements. See http://www.indopubs.com for info on these lists. ---