[INDONESIA-NEWS] KMP - Penghakiman Massa 'Killing Field' di Jabotabek

From: indonesia-p@indopubs.com
Date: Thu Jun 15 2000 - 17:40:53 EDT


X-URL: http://www.kompas.com/kompas-cetak/0006/16/NASIONAL/peng36.htm

>Jumat, 16 Juni 2000
   Penghakiman Massa "Killing Field" di Jabotabek
   KETIKA terjadi pengeroyokan atas tersangka pelaku kejahatan, sikap
   pembelaan kepada tersangka bisa berakibat fatal. Pernah terjadi,
   seorang polisi berpakaian preman berusaha menghentikan aksi
   pengeroyokan itu. Dia melepaskan tembakan peringatan. Namun, apa yang
   terjadi, seseorang kemudian meneriaki polisi itu sebagai kawan dari
   tersangka yang tengah dikeroyok. Akibatnya, polisi naas itu pun
   dikeroyok beramai-ramai, meski ia berusaha menjelaskan bahwa dirinya
   adalah polisi.
   
   Bahkan tidak jarang tersangka yang sudah diamankan di kantor polisi
   atau pos polisi pun diseret keluar dan kemudian dikeroyok
   beramai-ramai hingga tewas. Yang terjadi di Pondokgede, beberapa waktu
   lalu, empat orang tersangka sudah dinaikkan ke mobil patroli, tetapi
   massa kemudian menyeret mereka, menganiaya dan membakarnya.
   
   "Biar saja, biar kapok," kata seorang warga yang ditemui Kompastidak
   lama setelah peristiwa pembakaran. Demikian juga sejumlah warga di
   Jalan TB Simatupang dua jam setelah pengeroyokan disertai pembakaran
   lima orang tersangka penodong, (Kompas, 11/6). "Biar teman-temannya
   kapok," kata seorang warga.
   
   "Kalau diserahkan kepada polisi, tak lama lagi mereka akan keluar dan
   kembali nodong," kata yang lain. Kepercayaan kepada aparat penegak
   hukum memang sedang berada pada titik terendah.
   
                                    ***
                                      
   HARIAN Kompasselama kurun waktu 18 bulan (1999-Mei 2000) memuat 46
   peristiwa kekerasan dengan korban tewas dikeroyok dan dibakar massa.
   Angka ini hanya untuk wilayah Jakarta, Bogor, Tangerang, dan Bekasi
   (Jabotabek, termasuk Depok) dengan jumlah mereka yang telah menjadi
   korban mencapai 56 orang.
   
   Di dasawarsa 1990-an, berita mengenai perilaku sadis ini, bisa
   dikatakan tidak banyak. Memang, sejak tahun 1991 koran ini sudah
   memberitakan, misalnya, nasib yang menimpa Suma (35) penduduk Desa
   Cibeuning, Kecamatan Cibungbulan, Kabupaten Bogor. Ia tewas
   dihakimi massa (19/3/1991) karena difitnah mencuri ikan di kolam ikan
   milik warga. Namun, berita semacam itu tidak banyak ditemui, apalagi
   korban sampai dibakar hidup-hidup oleh massa.
   
   Lalu, potensi kekerasan apa gerangan yang dikandung masyarakat
   Jabotabek? Berdasarkan statistik kejadian, potensi kekerasan ini
   paling dominan terjadi di belahan barat Jakarta. Tangerang menjadi
   daerah paling potensial dengan 14 kali peristiwa pengeroyokan massa
   hingga tewas.
   
   Sementara Bekasi, daerah di sebelah timur Jakarta, "hanya" mencatat 10
   kali peristiwa. Begitu pula dengan DKI Jakarta. Wilayah Jakarta Barat
   mencatat enam kali peristiwa, sementara Jakarta Timur empat peristiwa.
   Ini berarti, masyarakat kawasan barat Jakarta lebih "tega" terhadap
   tersangka pelaku kejahatan. Sudah 20 kasus korban tewas terjadi di
   daerah ini, dibandingkan kawasan timur 14 kasus. Begitu pula dengan
   korban yang tewas dibakar massa. Belahan barat mencatat delapan kasus,
   sementara wilayah timur lima kasus.
   
   Bicara soal tega dan tidak tega, wilayah Jakarta Barat mungkin bisa
   disebut sebagai wilayah paling tega. Dari enam kasus yang terjadi,
   empat kasus di antaranya berakhir dengan korban dibakar hidup-hidup!
   Secara keseluruhan, dari 46 kasus korban tewas selama 18 bulan ini, 33
   persen di antaranya meninggalkan korban dalam keadaan tewas dibakar.
   
   Jabotabek dengan karakter masyarakat seperti ini, menjadi pembunuh
   berdarah dingin terhadap tersangka pelaku kejahatan, tidakkah lalu
   menjadi pemicu bagi daerah lain untuk meniru? Entahlah. Yang jelas,
   hingga saat ini, perilaku sadis bukan eksklusif watak masyarakat
   Jabotabek saja. Ambil contoh kasus Indramayu di Jawa Barat. Selama
   tiga bulan (Desember 1999-Februari 2000) sudah ada empat kasus
   pencurian motor yang tersangka pelakunya mati di tangan massa dalam
   keadaan gosong karena dibakar. Modus operandi kekerasan massa seperti
   ini juga pernah tercatat di Brebes. Seorang tersangka pelaku kejahatan
   dibulan-bulani massa dan dibakar di Desa Krasak, Kecamatan Brebes,
   Kabupaten Brebes, tanggal 14 Oktober 1999.
   
   Mungkin kasus sejenis yang terjadi di Cilacap, Jawa Tengah, bisa
   menjadi bahan permenungan yang lebih dalam. Media massa mencatat
   selama kurun waktu lima bulan (November 1999-Maret 2000) ada 13 kasus
   tersangka pelaku kejahatan yang tewas dihakimi massa. Dan sembilan
   kasus di antaranya berakhir dengan dibakarnya tubuh korban! Salah
   seorang di antaranya adalah Sukardi. Tersangka pencurian sepeda motor
   di Kecamatan Kawunganten ini di keluarkan secara paksa oleh massa dari
   ruang tahanan Kepolisian Sektor (Polsek) Kawunganten, untuk dibakar
   hidup-hidup (11/ 11/1999). Begitu pula nasib naas yang sama menimpa
   Karsino (22) yang mencuri lima ekor ayam dan 15 kilogram beras, serta
   Kasim (33) yang mencuri seekor ayam. Keduanya menemui ajal dibakar
   sesamanya.
   
   Kembali ke Jabotabek, sebagian besar kasus tindak kekerasan massa ini
   dipicu oleh pencurian sepeda motor (34 persen). Juga ada tindak
   kejahatan pencurian mobil. Namun, tidak sedikit yang pemicunya justru
   hal-hal sepele, mulai dari maling ayam, maling timbangan, pencurian
   cabai rawit, sampai maling piring dan rantang. Susah sekali akal sehat
   mencerna, hal-hal kecil ini justru menjadi awal terhadap penghilangan
   nyawa manusia secara tidak beradab.
   
   Di antara berbagai kasus yang menjadi pemicu tersebut, mungkin kasus
   Husen Dalimunte (19) bisa menjadi titik awal permenungan. Hanya karena
   diteriaki maling oleh sekelompok pemuda, Husen menemui ajalnya
   (16/1/2000) karena dikeroyok warga sekitar stasiun Kereta Api
   Pasarminggu, Jakarta Selatan.
   
                                    ***
                                      
   PIHAK Kepolisian RI bukannya tak gusar menghadapi situasi massa yang
   demikian anarkis itu. Baiklah, mereka telah melakukan banyak "noda"
   pada masa lalu saat menangani kasus-kasus hukum. Namun, kini ketika
   polisi berniat menegakkan hukum ternyata bukan persoalan mudah.
   
   Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Metro Jaya Mayjen (Pol) Nurfaizi
   mengakui, pada kenyataannya di lapangan polisi justru mengalami
   hambatan saat akan menegakkan hukum. "Ketika kita tangkap seorang
   pelaku kejahatan dan akan memproses hukumnya massa malah
   memaksa kami melepasnya untuk mereka adili," katanya. Padahal di
   lokasi kejadian seringkali hanya ada satu-dua orang polisi. Apa daya
   menghadapi ratusan orang yang dengan beringas siap mengeroyok pelaku
   kejahatan. "Begitu pula, saat seorang tersangka pelaku tindak pidana
   dibawa ke markas polisi, mereka malah menyerbu markas kita," kata
   Nurfaizi. Kejadian seperti itu berulang kali terjadi.
   
   Namun, anarkisme massa dengan segala ke-barbar-annya tentu saja harus
   dihentikan. Untuk itu itu harus ada yang memulai. Salah satu caranya
   pemerintah dan para penegak hukumnya harus membuktikan diri bahwa
   mereka menegakkan hukum dengan benar. Masyarakat sudah terlalu pintar
   untuk mengetahui bahwa penegakan hukum itu bukan sekadar pidato atau
   seremonial belaka. (F Harianto Santoso/M Suprihadi)
   
      BEBERAPA KASUS KEBRUTALAN MASSA TERHADAP TERSANGKA KEJAHATAN DI
                          JABOTABEK (1999 - 2000)
                                      
   No.
   
                                   KASUS
                                      
   LOKASI KEJADIAN KORBAN JUMLAH WAKTU KEADAAN
   1. Perampasan sepeda motor Periuk, Jatiuwung, Kodya Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 07-01-1999 Malam hari
   2. Maling ayam Pungur Lengkong, Cisoka, Kabupaten Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 09-01-1999 Dini hari
   3. Penodongan di kendaraan Daan Mogot, Jakarta Barat Tewas dikeroyok 1
   orang 25-01-1999 Malam hari
   4. Perampokan sopir taksi Jl Sudirman, Cikokol, Kodya Tangerang Tewas
   dibakar 1 orang 08-02-1999 Dini hari
   5. Perampokan sopir taksi Marunda, Cilincing, Jakarta Utara Tewas
   dikeroyok 1 orang 09-02-1999 Malam hari
   6. Pencurian sepeda motor Bintara Jaya, Kodya Bekasi Tewas dibakar 1
   orang 10-02-1999 n.a
   7. Perampasan sepeda motor Semanan, Kalideres, Jakarta Barat Tewas
   dibakar 2 orang 03-03-1999 Malam hari
   8. Pencurian kambing Cijeruk, Kabupaten Bogor Tewas dikeroyok 1 orang
   24-03-1999 Pagi hari
   9. Pencurian di rumah orang Kampung Melayu, Jakarta Timur Tewas
   dikeroyok 1 orang 26-03-1999 Malam hari
   10. Perampokan mobil Bintaro, Pondok Aren, Kabupaten Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 22-04-1999 Dini hari
   11. Perampasan sepeda motor Tambun, Kabupaten Bekasi Tewas dikeroyok 1
   orang 23-05-1999 n.a
   12. Diduga pencuri Kecamatan Sukatani, Kabupaten Bekasi Tewas dibakar
   1 orang 26-05-1999 Malam hari
   13. Diduga pencuri Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat Tewas
   dibakar 1 orang 26-04-1999 Dini hari
   14. Pencurian mobil Rawabuaya, Cengkareng, Jakarta Barat Tewas dibakar
   1 orang 21-06-1999 Dini hari
   15. Pencurian di rumah orang Cimanggis, Kodya Depok Tewas dikeroyok 1
   orang 21-06-1999 Dini hari
   16. Mencuri cabai rawit Purwasari, Darmaga, Kabupaten Bogor Tewas
   dikeroyok 1 orang 07-07-1999 Dini hari
   17. Pencurian sound-system Pabuaran, Bojonggede, Kabupaten Bogor Tewas
   dikeroyok 1 orang 12-07-1999 Siang hari
   18. Pencurian sepeda motor Jejalen Jaya, Tambun, Kabupaten Bekasi
   Tewas dikeroyok 1 orang 12-07-1999 Malam hari
   19. Perampasan sepeda motor Semanan, Kalideres, Jakarta Barat Tewas
   dibakar 1 orang 24-11-1999 Petang hari
   20. Pencurian Panunggangan Timur, Cipondoh, Kodya Tangerang Tewas
   dibakar 1 orang 25-11-1999 Malam hari
   21. Pencurian sepeda motor Taman Centuri II, Pekayon, Kabupaten Bekasi
   Tewas dikeroyok 1 orang 16-12-1999 Petang hari
   22. Pencurian sepeda motor Raya Gandul, Limo, Kodya Depok Tewas
   dikeroyok 1 orang 31-12-1999 Siang hari
   23. Pencurian kerbau Wangunharjo, Cibitung, Kabupaten Bekasi Tewas
   dikeroyok 1 orang 05-01-2000 Dini hari
   24. Diteriaki maling Stasiun KA Pasar Minggu, Jakarta Selatan Tewas
   dikeroyok 1 orang 16-01-2000 Dini hari
   25. Pencurian sepeda motor Petukangan, Jakara Selatan Tewas dikeroyok/
   2 orang 02-02-2000 Siang hari
   tewas dibakar
   26. Pencurian sepeda motor Pondok Gede, Kabupaten Bekasi Tewas
   dikeroyok 1 orang 04-02-2000 n.a
   27. Pencurian walkman Pasir Gadung, Cikupa, Kabupaten Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 06-03-2000 Malam hari
   28. Pencurian kambing Panunggangan Timur, Cipondoh, Kodya Tangerang
   Tewas dikeroyok 1 orang 15-03-2000 Siang hari
   29. Pencurian kambing Desa Ketapang, Kec Mauk, Kabupaten Tangerang
   Tewas dikeroyok 1 orang 17-03-2000 n.a
   30. Pencurian mobil Galur, Tebet Utara, Jakarta Selatan Tewas
   dikeroyok 1 orang 20-03-2000 n.a
   31. Pencurian sepeda motor Desa Binong, Kec Curug, Kabupaten Tangerang
   Tewas dibakar 1 orang 25-03-2000 Malam hari
   32. Maling timbangan Banjarsari, Bakasi Tewas dikeroyok 1 orang
   27-03-2000 n.a
   33. Pencurian Kutajaya, Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 29-03-2000 Malam hari
   34. Pencurian sepeda motor Porisgaga, Kec Batuceper, Kodya Tangerang
   Tewas dibakar 1 orang 06-04-2000 Malam hari
   35. n.a Kp. Sengkol, Kec Serpong, Kabupaten Tangerang Tewas dikeroyok
   1 orang 06-04-2000 Dini hari
   36. Pencurian sepeda motor Kecamatan Cisoka, Kabupaten Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 06-04-2000 Siang hari
   37. Tersangka pelaku kejahatan Jakarta Timur Tewas dibakar 2 orang
   18-04-2000 Malam hari
   38. Pencurian tabung gas Jakarta Timur Tewas dikeroyok 1 orang
   19-04-2000 n.a
   39. Sikap mencurigakan Kemang, Kabupaten Bogor Tewas dibakar 1 orang
   23-04-2000 Petang hari
   40. Penodongan di bus kota Pasar Baru, Jakarta Pusat Tewas dikeroyok 1
   orang 03-05-2000 Siang hari
   41. Pencurian sepeda motor Jatimurni, Jatisampurna, Kabupaten Bekasi
   Tewas dibakar 4 orang 10-05-2000 Malam hari
   42. Perampasan sepeda motor Duri Kosambi, Cengkareng, Jakarta Barat
   Tewas dikeroyok 1 orang 11-05-2000 Dini hari
   43. Pencurian piring/rantang Agrabinta, Kabupaten Bogor Tewas
   dikeroyok 1 orang 17-05-2000 n.a
   44. Pencurian motor Perumahan Cipondoh Makmur, Kodya Tangerang Tewas
   dikeroyok 1 orang 28-05-2000 n.a
   45. Tersangka penodong Jl TB Simatupang, Kp Rambutan, Jakarta Pusat
   Tewas dibakar 5 orang 10-06-2000 Sore hari
   46. Menantang warga Desa Karikil, Kec Parung, Kabupaten Bogor Tewas
   dikeroyok 1 orang 10-06-2000 n.a
   
   Sumber: Pusat Informasi Kompas
   
   Catatan: Tewas dibakar bisa berarti sudah tewas lalu dibakar, atau
   tewas karena dibakar massa.
   
   Tewas dikeroyok bisa berarti tewas di tempat atau tewas dalam
   perjalanan/di rumah sakit
   
   n.a menyatakan data tidak tersedia

--- Lifetime _email_ subscription to all 5 (five) 'apakabar' lists now
available for a one-time donation of US$250 to support Indonesia
Publications' online projects. Email apakabar@radix.net to make all
arrangements. See http://www.indopubs.com for info on these lists. ---