Date: Tue, 02 May 2000 10:05:24 -0700
To: apakabar@radix.net
From: Richard Susilo <Antara@tokyo.org>
Subject: Siaran Pers SITUS LELANG PRANGKO
----------------
Siaran Pers
----------------
JAKARTA - Situs baru untuk para penggemar pengumpul prangko - biasa disebut
filatelis - mulai 1 Mei 2000 diluncurkan. Tujuannya antara lain untuk
mencari dana bagi pengembangan klub-klub filateli kecil yang tersebar dari
Sabang sampai Merauke.
"Melihat pengalaman saya selama ini, kemacetan roda organisai perkumpulan
filatelis yang ada di Indonesia, terutama karena tidak adanya dana yang
cukup. Mengumpulkan prangko membutuhkan dana tidak sedikit. Demikian pula
menjalankan roda organisasi filateli butuh dana besar dan tenaga sumber
daya manusia yang memadai - terutama dari segi pengetahuan filateli yang
cukup. Pengetahuan itu sendiri tak ada bertambah tanpa membeli buku-buku
filateli yang praktis (kebanyakan) dalam bahasa asing dengan harga tidak
murah," papar Richard Susilo, pendiri dan pencetus situs lelang prangko
eStampsAuction.Com
Situs eStampsAuction.Com dirancang semudah mungkin tapi juga seaman mungkin
sehingga transaksi yang terjadi dapat dilakukan dengan mudah. Pembeli dan
penjual dapat kontak langsung, namun harga transaksi dipaparkan di situs
tersebut.
"Bisa saja pembeli dan penjual akal-akalan melakukan jual beli sendiri.
Namun bila hal itu ketahuan, cukup hanya sekali dan akan langsung
dikeluarkan dari keanggotaan lelang."
Biaya komisi yang ditarik baik dari pembeli dan penjual sebagian akan
diberikan kepada klub-klub filateli kecil yang ada di Indonesia. Berapa
jumlahnya, masih belum diketahui karena situs ini masih baru dan tentu
semakin banyak pengakses dan transaksi yang terjadi, semakin besar
diharapkan komisi diperoleh dan semakin besar dana yang bisa disalurkan ke
klub-klub filateli di Indonesia.
Lalu siapakah yang bisa mengikuti lelang? Semua orang tidak terbatas warga
Indonesia. Olehkarena itu situs ini akan dibuat dalam dua bahasa. Tentu
awal peluncuran diprioritaskan untuk orang yang mengerti bahasa Indonesia.
Sedangkan penjual atau penitip barang lelang bisa datang dari siapa saja.
"Semua terbuka untuk umum. Tentu harus mendaftar dulu dan terpenting lagi,
harus memiliki referensi sedikitnya satu orang untuk bisa menjadi anggota
lelang tersebut. Referensi itu dibutuhkan untuk mengecek kebenaran calon
anggota, sekaligus sebagai penjamin dari anggota tersebut seandainya dia
berbuat curang pada transaksi yang dilakukannya," tambah Richard.
Pencetus situs lelang prangko ini memang bukan orang baru di perfilatelian
Indonesia. Sejak 1976 sampai dengan 1993 telah menjadi pengurus di
Perkumpulan Filatelis Indonesia (PFI). Bahkan merupakan pendiri Himpunan
Penulis Filateli Indonesia (Hipfil) dan penemu kata baru Carik Kenangan
terjemahan dari Souvenir Sheet yang dibakukan Pos Indonesia dengan
penerbitan Carik Kenangan tahun 1993 memuat tulisan "Carik Kenangan" tersebut.
----- End of forwarded message from Richard Susilo -----
--- Lifetime _email_ subscription to all 5 (five) lists now available for a one-time donation of US$250 to support Indonesia Publications' online projects. Email apakabar@radix.net to make all arrangements.INDONESIA-L - <http://www.indopubs.com/archives> INDONESIA-NEWS - <http://www.indopubs.com/parchives> INDONESIA-VIEWS - <http://www.indopubs.com/varchives> INDONESIA-POLICY - <http://www.indopubs.com/tarchives> INDONESIA-DOCS - <http://www.indopubs.com/darchives>
SEARCH CURRENT POSTINGS - <http://www.indopubs.com/search.html> SEARCH OLD POSTINGS - <http://basisdata.esosoft.net>
RETURN TO Mailing List Center - <http://www.indopubs.com> ---