[INDONESIA-VIEWS] LIA AMINUDDIN - Pemberantasan Santet

From: apakabar@saltmine.radix.net
Date: Fri Feb 18 2000 - 12:04:44 MST


Date: Fri, 18 Feb 2000 08:36:02 +0700
To: apakabar@saltmine.radix.net
From: Yayasan Salamullah <slmullah@centrin.net.id>
Subject: Pemberantasan Santet

Nomor : 63/SLM/II/2000 Jakarta, 15 Februari 2000
Perihal : Pemberantasan Santet

Kepada yang kami hormati:
Saudara Sebangsa yang Tercinta

Bismillahirrahmanirrahim
Salam Salamullah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Saat neraka itu dirasakan di dalam kehidupan, iblis malang melintang
menjerumuskan dan menyakiti manusia. Saat iblis pendurjana memenuhi
panggilan para dukun dan penyihir, ilmu santet semarak. Dimanapun dapat
ditemui orang-orang yang menjadi korban santet. Politisi, pengusaha,
pejabat, hingga rakyat kecil. Tak terbilang, tak terdeteksi penyakit santet
yang menghinggapi masyarakat. Banyak hal yang tak dapat terungkapkan, banyak
hal yang sulit di atasi.

Penyakit santet ini telah semarak di tengah masyarakat. Di rumah sakit-rumah
sakit banyak pasien tergeletak tanpa dapat ditemukan diagnosa penyakitnya.
Para dokter dipenuhi pertanyaan, bahkan tak kurang dokter-dokter sendiri
terkena penyakit santet.

Kalau sudah seperti ini keadaannya, siapakah yang dapat disalahkan?
Kesalahan diagnosa dapat menyebabkan subjek penyakit yang tak ditemukan cara
penanggulangannya menularkan peradangan ke bagian yang lain dan dimungkinkan
komplikasi akibat dampak sampingan obat-obatan.

Manakah peranan dukun itu dipersalahkan? Beramai-ramai mereka mengiklankan
jasa tanpa mendapat teguran hukum. Beramai-ramai mereka melakukan tindak
pidana kriminil, tapi tak terjangkau oleh hukum. Karena perbuatan mereka itu
tak dapat terlacak, seakan masyarakat meneriaki maling hantu.

Alangkah mudahnya mereka melempar batu sembunyi tangan. Di mata Allah tak
ada yang tersembunyi. Biarkanlah mereka terperdaya oleh iblis, namun mereka
telah menyakiti banyak orang dan telah pula menjerumuskan masyarakat dengan
kesesatannya.

Kami menawarkan pemusnah santet kepada masyarakat dan sekaligus mengajak
masyarakat melawan iblis dan ilmunya. Perangilah iblis dan jangan terlibat
kepada ilmu-ilmu gaib yang mempergunakan daya jin. Perangilah iblis dengan
bertekad melumpuhkan kekuatan-kekuatan gaib iblis itu melalui kalimat Alif
Laam Miim atau Yesaya yang mengandung mukjizat Allah.

Wahai para dukun di seluruh Indonesia, inilah peringatan Allah bagimu. Telah
tiba saatnya Anda menerima pembalasan Allah. Malaikat Jibril dan para
malaikat utusan Allah menyanggupkan untuk membalaskan kejahatanmu. Wahai
para dukun, kalian semua akan berjuang melawan kesakitanmu, melawan sinar
matahari yang akan membakar ruhmu. Inilah saatnya malaikat Allah turun
membinasakan dajjal. Wahai para dukun, janganlah menjadi kaki tangan dajjal,
kembalilah kepada Allah. Jangan biarkan dirimu teraniaya oleh iblis yang
berusaha menyelamatkan dirinya, ketika Allah menurunkan kutukan-Nya. Kau
atau dia yang akan binasa.

Maka sujudlah kepada Allah, bertaubatlah sebelum jatuhnya kutukan itu,
sebelum peringatan Allah ini tersampaikan secara terbuka. Aku hanya
penyampai peringatan Allah. Kepada Allah-lah aku kembali. Bilamana surat
terbuka ini telah sampai kepadamu, sesungguhnya akulah yang bertanggung
jawab atas peringatan ini. Dan aku hanya berlindung kepada Allah. Maha Suci
Allah!

Dan inilah pernyataan Malaikat Jibril Alaihissalam:

Bismillahirrahmanirrahim
Akulah Rasul Allah yang akan menjawabkan keresahanmu. Ilmu santet adalah
kemampuan sihir yang dikutuk Allah. Inilah masanya iblis dan manusia yang
terjerumus akan diazab Allah. Akulah pembawa hisab dan kutukan Allah
kepadamu. Akan kuberitakan apakah hisab itu. Yaitu keterikatan ruh antara
manusia dan iblis yang bersekutu.

Kepadamu telah diagunkan ruh yang mulia sebagai manusia, kepadamu tercipta
sebagai makhluk yang terhormat. Kamu sendirilah yang menistakan harkatmu,
kamu sendirilah yang menzalimi dirimu sendiri. Seyogyanya kamu menjaga
kehormatan harkat ruhmu, seyogyanya kamu tak berdurhaka dan menjadikan jin
maupun iblis sebagai teman atau pelindungmu. Mintalah kepada Allah akan
apa-apa yang engkau butuhkan. Janganlah sekali-kali menuhankan yang lain
sedangkan kau telah menyembah Allah yang Maha Esa. Janganlah kamu berbuat
durjana di antara sesamamu. Maka janganlah kamu berbuat aniaya, karena
sungguh saat ini aku telah datang untuk menyampaikan hukum Allah bagimu.

Bagimu wahai para penyantet, tukang sihir yang durjana, bagimu ruh iblis
itu, jadilah bagimu iblis itu. Kau akan menjadi iblis di kalangan manusia.
Sebelum kamu mati, terlihatlah oleh kalanganmu sendiri, siapakah kamu
sebenarnya sekarang ini dan kelak nanti.

Karena sesungguhnya Allah membuka kedokmu termasuk membukakan kedok takdirmu
kelak setelah kematianmu. Kaulah yang akan menempati takdir sebagai iblis,
sedangkan iblis yang terikat ruhnya denganmu akan terlahir menjadi manusia
sebagaimana kamu. Itulah perilaku iblis yang menjebakmu agar kamu dapat
menggantikan kodrat mereka, agar kamu yang tersesat dan menjadi iblis.
Karena inilah masanya akhir kutukan bagi iblis. Inilah masanya iblis mencari
mangsanya dari orang yang bertarekat dengannya.

Kapankah iblis itu menganiayamu? Maka bacakanlah Alif Laam Miim bagi kaum
muslim dan Yesaya bagi umat Kristiani. Tekanlah bagian tubuh yang
terbelenggu oleh jimat iblis. Bacakan doa kepada Allah agar dibinasakan
kekuatan durjana itu.
Nyaris seluruh penyakit santet dapat dilumpuhkan melalui cara demikian,
melainkan hanya bagi orang yang musyrik dan pernah musyrik kaidah ini tak
berlaku. Kepadamu tak ada pertolongan, melainkan bilamana kamu menyesali
perbuatanmu dan kembalilah beriman hanya kepada Allah yang Maha Esa.
Bertaubatlah dengan taubat nasuha. Pujilah Allah melalui hatimu, dan
hendaklah kamu takut dan taat hanya kepada-Nya.

Maha Suci Allah yang menuntunkan jalan yang lurus. Maha Suci Allah di dalam
firman dan kutukan-Nya. Maha Suci Allah di dalam Azab-Nya. Maha Suci Allah
di dalam perlindungan-Nya kepada kaum yang beriman. Maha Suci Allah yang
Maha Pemurah dan lagi Maha Penolong.
  
  Tertanda,
  Ruhul Kudus - Malaikat Jibril

Bilamana surat ini sampai kepada masyarakat, maka mohon cara mengatasi
santet ini disalurkan kepada semua pihak. Sungguh kami telah banyak
menanggulangi penyakit santet melalui cara tersebut. Sesungguhnya inilah
pernyataan pertolongan Allah, keselamatan dari Allah dan rahmatan lil
alamin. Semoga kita selalu di dalam rahmat dan penjagaan Allah. Amin.

Salam Salamullah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh

Lia Aminuddin

----- End of forwarded message from Yayasan Salamullah -----

---
INDONESIA-L - <http://www.indopubs.com/archives>
INDONESIA-NEWS - <http://www.indopubs.com/parchives>
INDONESIA-VIEWS - <http://www.indopubs.com/varchives>
---> SEARCH CURRENT POSTINGS - <http://www.indopubs.com/search.html>

Lifetime _email_ subscription to all 3 lists now available for a one-time donation of US$250 to support Indonesia Publications' online projects. Email apakabar@radix.net to make all arrangements. ---