Date: Thu, 20 Jan 2000 11:06:52 -0800 (PST)
From:[Harris Chandra] <harris_chandra@yahoo.com>
Subject: Cerita tentang Barata sobat saya.
To: apakabar@saltmine.radix.net
Cerita tentang Barata sobat saya.
Erika dan saya ditempat tidur sering berdiskusi
tentang ini dan itu, karena dia sangat ingin tahu
bagaimana kehidupan di Indonesia seringlah dia
bertanya tanya. Tentu saja saya dengan senang hati
bercerita tentang semua yang saya tahu tentang
Indonesia dan kehidupan disana. Yang aneh adalah makin
banyak saya cerita, makin mengerti bagaimana
janggalnya sistem nilai di Indonesia.
Kemarin saya cerita tentang teman saya Barata (bukan
nama sebenarnya) yang senangnya berburu dan memacari
'simpenan' orang jakarta. Maksud saya memacari itu ya
pacaran dan bersetubuh, soalnya para simpenan ini
banyak uangnya tapi penyimpannya (atau kebo jantannya)
jarang ada dirumah. Jadinya Barata senang ngentot di
kiri kanan dengan para simpenan ini. Saya ingat waktu
di SMA, teman saya ini sering jalan jalan dengan mobil
bagus punya perempuan simpanan ini. Udah itu dia
sering gonta ganti mobil atau motor tergantung dengan
siapa dia sedang ada 'bisnis'. Erika tertawa
terbahak-bahak mendengar cerita ini, dia bilang orang
indonesia ternyata lebih terbuka dalam soal sex
daripada orang sini. Bayangkan, perempuan simpanan ini
tidur dengan kebonya dan kalau kebonya lagi sibuk di
Jakarta dengan istri sahnya dia ngentot kiri kanan
dengan laki-laki tampan seperti Barata. Barata sering
berkata bahwa saya cukup 'bagus' (bahasa jawa) untuk
bisa ngelayani para simpenan ini, dia malah menawarkan
saya untuk kenalan dengan salah satu orang simpenan
itu. Walaupun waktu SMA saya sudah tidak pergi ke
mesjid lagi saya tidak ingin ngentot kiri kanan. Saya
hanya ingin bersetubuh dengan pacar saya yang saya
cintai. Waktu saya bilang ke Erika bahwa dia adalah
pengalaman pertama saya dia terbengong. Lho ? udah
umur segini kok belum pernah tidur sama cewek ?. Erika
dengan jujur bilang bahwa saya bukan yang pertama,
tapi apa peduli saya ? Saya sayang dia, apa sih
artinya keperawanan ?
Saya teruskan cerita tentang Barata yang sejak kelas
dua SMA sudah hobi nyari simpenan. Sebenarnya saya
senang berjalan jalan dengan sobat saya ini karena dia
sering bercerita tentang hal-hal yang tidak pernah
bisa saya bayangkan di Indonesia. Misalnya dia pernah
cerita bahwa dengan mobil kepunyaan para wanita yang
dikencani itu dia sering berjalan-jalan untuk mencari
anak perempuan di SMA lainnya untuk diajak tidur. Wah
! saya sering terkejut karena ternyata kehidupan
seksual di Indonesia sebenarnya sangat panas ! Barata
ini pinter sekali mencari sasaran, dimana mana dia
bisa melihat mana orang yang kira-kira 'simpenan'.
Sayang sekali kami berpisah waktu sudah lulus SMA,
kata bapak saya dia sekarang sudah menikah dan punya
anak di Jakarta.
Setelah mengenang masa SMA saya, sekarang saya
bertanya tanya mengapa orang indonesia tidak mau
mengakui kumpul kebo. Kalau saya lihat kehidupan
Barata dan para simpenan itu kan tidak lebih baik atau
lebih buruk dari kumpul kebo. Mengapa kumpul kebo di
anggap buruk sedangkan mempunyai simpanan dianggap
normal ?
Erika bertanya pada umur berapa biasanya anak
Indonesia berhubungan sex yang pertama kalinya. Saya
sebenarnya tidak tahu tapi kalau melihat contoh
Barata, ada yang memulai sangat muda sekitar 16 tahun
dan ada juga yang sampai umur 33 tahun (seperti umur
Yesus waktu dia mati) kerjaannya masih ngeloco terus.
Tergantung dari lingkungan hidupnya. Salah satu teman
Barata yang tidak bisa dapet simpenan tapi ngebet,
seringnya pergi ke tempat pelacuran sejak umur 17
tahun. Barata dibayar untuk ngentot, temennya harus
bayar ! Erika makin terbahak-bahak mendengar cerita
ini. Tapi dia heran, apakah tidak ada hubungan yang
normal antara anak laki-laki dan perempuan ? Menurut
saya sih ada, tapi pasti hanya sedikit karena sulitnya
mempunyai hubungan yang normal seperti disini. Sistem
nilai dan moralitas di Indonesia kan agak aneh. Orang
tua seringnya melotot kalau anaknya pacaran. Makanya
anak-anak ini pada bertingkah aneh-aneh tanpa
sepengetahuan orang tua. Disini pacaran dan tidur
sama-sama sudah dianggap normal oleh para orang tua
dan lingkungan, di Indonesia kan tidak bisa. Jadi ya
mereka pada bersetubuh secara sembunyi-sembunyi.
Untuk membuat Erika makin terbahak-bahak, saya
bercerita juga tentang Rachmat (bukan nama sebenarnya)
yang terjebak oleh anak kelas tiga yang hamil. Santi
(bukan nama sebenarnya) adalah anak gadis yang sangat
cantik dari kelas tiga IPS di SMA lain. Suatu hari
Rachmat yang lagi cari pacar mulai mencoba apel
kerumah Santi yang cantik, pertama kalinya Santi acuh
saja. Sampai satu tahun Rachmat mencoba mendekati
tanpa hasil. Menurut kabar burung, sebenarnya Santi
sudah punya pacar dari SMA yang sama. Tiba-tiba
Rachmat kelihatan agak linglung, setelah ditanya
ternyata Santi mau pacaran dengan dia sejak satu
bulan. Malahan suatu hari Rachmat diajak ke kekamar
waktu orang tuanya Santi sedang tidak dirumah. Tentu
saja Rachmat tidak bisa tahan, ya akhirnya dia
bersetubuh dengan Santi. Nah, dua minggu kemudian
Rachmat yang sangat baik hati mulai kebingungan karena
dia diminta menikah dengan Santi oleh orang tuanya
karena Santi HAMIL. Untunglah orang tua Rachmat sangat
kaya dan semua biaya pernikahan ditanggung orang
tuanya. Lucunya enam bulan kemudian anak itu sudah
lahir dan anaknya normal. Lho ! kalau dihitung hitung
kok hamilnya cuma tujuh bulan setengah ! Ternyata anak
itu bukan anaknya Rachmat tapi anaknya bekas pacar
Sinta yang ngabur tidak tanggung jawab. Tadinya saya
ingin bikin tertawa Erika, eh dia malah melotot dan
dia bilang cerita ini tidak lucu sama sekali. Kasihan
si Rachmat yang kena kibul si cantik Santi. Contoh ini
membuat Erika bengong, kenapa anak indonesia tidak
memakai contrasepsi ? Mengapa ini mengapa itu ? Erika
banyak bertanya. Saya mencoba menerangkan, tetapi
benar-benar dia tidak bisa mengerti. Dia bilang sistem
nilai di Indonesia benar-benar 'screwed' dan sama
sekali tidak realist.
Wah saya senang kalau melihat muka Erika yang memerah
kalau lagi sewot , dia cantik sekali dengan muka merah
dan rambut pirangnya.
Sampai lain kali.
----- End of forwarded message from [Harris Chandra] -----
---
INDONESIA-L ('apakabar') - <http://www.indopubs.com/archives>
INDONESIA-NEWS - <http://www.indopubs.com/parchives>
INDONESIA-VIEWS - <http://www.indopubs.com/varchives>
---
Lifetime subscription to all 3 lists now available
_by email_ for a one-time donation of US$250 to support
Indonesia Publications' online projects. Email
apakabar@radix.net to make all arrangements quickly.
---