[INDONESIA-L] MAHESA GENDENK (76) D

From: apakabar@Radix.Net
Date: Mon Jun 14 1999 - 17:03:00 EDT


----- Forwarded message from apakabar@Radix.Net -----

From owner-indonesia-l@indopubs.com Mon Jun 14 20:03:23 1999
Return-Path: <owner-indonesia-l@indopubs.com>
Received: from mail1.radix.net (mail1.radix.net [209.48.224.31])
        by saltmine.radix.net (8.8.7/8.8.7) with ESMTP id UAA00783
        for <apakabar@saltmail.radix.net>; Mon, 14 Jun 1999 20:03:23 -0400 (EDT)
Received: from indopubs.com (indopubs.com [192.41.9.64])
        by mail1.radix.net (8.9.3/8.9.3) with ESMTP id UAA10320
        for <apakabar@saltmine.radix.net>; Mon, 14 Jun 1999 20:03:24 -0400 (EDT)
Received: from localhost (indopubs@localhost) by indopubs.com (8.8.5) id SAA08222; Mon, 14 Jun 1999 18:03:13 -0600 (MDT)
Received: by indopubs.com (bulk_mailer v1.9); Mon, 14 Jun 1999 18:03:13 -0600
Received: (indopubs@localhost) by indopubs.com (8.8.5) id SAA08204; Mon, 14 Jun 1999 18:03:03 -0600 (MDT)
Date: Mon, 14 Jun 1999 18:03:03 -0600 (MDT)
Message-Id: <199906150003.SAA08204@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@Radix.Net
Subject: [INDONESIA-L] MAHESA GENDENK (76) Drama 1 Babak Teten vs Ghalib: What's Next?
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

KOLOM MAHESA GENDENK (76) Drama 1 Babak Teten vs Ghalib: What's Next?

Karam maka karamlah kapal rongsokan ini. Beserta tikus-tikus baik tikus
begundal maupun tikus tikus cat-cit-cut. Berlari-lari terkencing kencing
hahahah. Met met met slamet byung bune gimana nasib kita ini hahahaha..

Muka-muka pias. Wajah-wajah khawatir dosanya terungkap. Titit-titit
setengah ngaceng nahan keluar air kencing. Dengkul gemetaran gruduk
gruduk, gigi gemeretuk.. Stress. Takut.. jerih..

Hihihihi ini yang gua tunggu-tunggu!! Inilah yang koedamba jika Golkar
kalah (vice versa PDI Perjuangan-PKB-PAN-Keadilan menang -- karna mrka
alternatif)

Ghalib hanyalah satu zarah diantara samudera keporak-porandaan sistem
kekuasaan dan sistem pemerintahan Indonesia yang korup dan jumawa.

Ghalib merasa tidak berdosa dan tidak bersalah menerima transfer karena
"semua orang" melakukan hal yang sama.

Ghalib merasa jadi korban. Merasa jadi tumbal. Merasa dibemperkan.

Kasihanilah Ghalib..

Cukupkah dosa-dosa semua rezim ditanggung oleh seorang dakocan tolol
bernama Ghalib?

Tentu saja tidak!!

Kita akan menuntut perlakuan tuntas dan sama, merata dan adil.

Terhadap semua pejabat dan mantan yang bergelimang uang rakyat, dosa dan
noda kekuasaan. Yang bermewah-mewah main wanita, main perhiasaan, main
Porsche, mansion mewah, mandi matahari di Santa Monica sana.

Tuntut!! Tuntas!! Bundas!!

Catatan dikit:
Kalau you didalam, you akan merasakan bagaimana parahnya mentalitas dan
kroco jiwa para pangreh Orba dan Orbaba. You akan tergores hati-nurani
dan perasaan hakiki you bagaimana mrka bermewah-mewah membuang duit
membeli Rolex satu lusin berharga US $ 50.000,- for nothing. Memborong
adibusana Gucci dan Giovanne maupun Versacce seharga US $ 100,000
seperti membayar ongkos bajaj Radio Dalam-Blok M.

Semuanya harus diberantas dan tuntas. Kembalikan harta rakyat.
Kembalikan uang negeri!!

Pemerintahan baru dibawah administrasi Presiden Megawati harus ulangi
_harus_ dan wajib menaruh perhatian serius atas masalah krusial ini.

Pemberantasan KKN dan korupsi, penyelewengan uang negara secara tuntas.
Siapapun pelakunya tak ada yang dapat lepas dari jaring hukum, termasuk
hakim dan jaksanya sendiri.

Kami menunggu aksi krusial ini sebagai agenda penting pemerintahan baru.
Jangan kecewakan kami!!

Satu kosong buat Teten!!

MAHESA GENDENK

----- End of forwarded message from apakabar@Radix.Net -----