Forwarded message:
From owner-indonesia-l@indopubs.com Thu Mar 18 20:46:56 1999
X-Sender: apakabar@postoffice.worldnet.att.net (Unverified)
X-Mailer: QUALCOMM Windows Eudora Pro Version 4.0
Date: Thu, 18 Mar 1999 20:39:27 -0500
To: indonesia-l@indopubs.com
From: John MacDougall <apakabar@att.net>
Subject: [INDONESIA-L] KMP - Massa Perkebunan di Riau Serang Penduduk
Mime-Version: 1.0
Content-Type: text/plain; charset="us-ascii"
Message-Id: <19990319014458.BGLA4963@hp-customer>
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com
Jumat, 19 Maret 1999
Massa Perkebunan Serang Penduduk
Pekanbaru, Kompas
Sekitar 500 orang yang diduga pekerja pada PT Tor, sebuah perkebunan besar
swasta, menyerang penduduk Kampung Tolanbaru, Kecamatan Tambusai, Kabupaten
Kampar, Riau, Rabu (17/3) tengah malam. Akibatnya seorang tewas, dua orang
luka, dan 22 rumah dibakar.
Gubernur Riau Saleh Djasit SH yang dihubungi Kompas membenarkan adanya
serangan tersebut. Tetapi ia belum dapat memberi penjelasan rinci. "Saya
baru menerima informasi lewat telepon"," ujarnya.
Keterangan menyebutkan, untuk meredam suasana, sebanyak 100 aparat keamanan
dari Batalyon 132, dikirim ke lokasi kejadian. Bupati Kampar Beng Sabli
juga sudah berada di lokasi didampingi unsur Muspida lainnya.
Sementara itu, sejumlah seniman dan budayawan antara lain Al azhar MA dan
Yusmar Yusuf, menemui Gubernur Saleh Djasit. Mereka menyatakan bahwa
perbuatan menyerang penduduk merupakan penginjak-injakan marwah rakyat.
Untuk itu, mereka meminta agar pemerintah cepat mengambil tindakan.
Dari informasi awal, kata Saleh Djasit, kejadiannya berawal dari perebutan
lahan pertanian antara penduduk desa dengan massa perusahaan perkebunan
itu. "Sedang diselidiki bagaimana perebutan lahan tersebut bisa terjadi,"
kata Saleh.
Menurut sebuah sumber, perebutan itu beriringan dengan kegiatan PT Tor
memperluas lahan perkebunannya ke lahan-lahan pedesaan, sementara
masyarakat mempertahankan lahan mereka sebagai kebun dan hutan ulayat sejak
beberapa tahun terakhir. (ti)