Good News, Bad News

From: apakabar@clark.net
Date: Mon Jun 01 1998 - 12:10:00 EDT


Forwarded message:
From gatsan@hotmail.com Wed May 20 11:02:20 1998
Message-ID: <19980520150015.1395.qmail@hotmail.com>
X-Originating-IP: [202.159.40.49]
From: "gatot santoso" <gatsan@hotmail.com>
To: apakabar@clark.net
Subject: tamat
Content-Type: text/plain
Date: Wed, 20 May 1998 08:00:12 PDT
 

bad news :
tv pool, berita tv swasta menjadi sangat terlambat,
disensor, dikuasai oleh skenario pemerintah, diulang-ulang,
berputar-putar di jakarta terus, membosankan !!
 
marilah kita banjiri email tv swasta dan TVRI berisi himbauan
agar tetap menyiarkan berita-berita yang hangat, dan tidak perlu takut.
juga protes keras atas pemecatan Ira Kusno, penyiar SCTV
yang dipecat hanya gara-gara mewawancarai Sarwono Kusumaatmaja
tentang suharto.
benar-benar memprihatinkan pers di Indonesia saat ini, penindasan
terus dilakukan melalui departemen penerangan yg merupakan kepanjangan
tangan suharto.
telah terjadi pelecehan profesi wartawan oleh aparat di Yogyakarta,
dengan kata-kata yang menyakitkan:
"wartawan penghianat bangsa ... bajingan kamu .."
dan banyak penembak misterius berkeliaran
 
untuk itu kita perlu berhati-hati dengan AKAL BULUS pemerintah ini.
nampaknya mereka menggunakan segala cara untuk mempertahankan diri.
 
good news :
hari ini 20 mei 98 massa dan mahasiswa jogja bergabung.
ini lain dgn yang lain :
 
jumlah massa terbanyak, didukung oleh 80 perguruan tinggi
dan masyarakat. kota jogja total terhenti dari kegiatan
sehari-hari, jalan, pasar, kantor, sekolah semua menghentikan
kegiatan. tidak ada bis dan taksi di jalanan.
masyarakat mendukung dengan memberikan makanan dan minuman
yang bervariasi di SEPANJANG JALAN protokol.
 
sama sekali tidak terjadi bentrokkan, tidak diperlukan
penjagaan aparat keamanan yg berlebihan, tidak terlihat
gerombolan pasukan pengendali masa maupun panser, aksi
benar-benar berjalan mulus, dan tidak ada kekerasan
luar biasa ..!! ini membuktikan bahwa strategi ABRI
di Jakarta benar-benar telah memicu kekerasan dan SALAH FATAL.
 
aksi damai didukung oleh cuaca yang sejuk,
aksi ini sangat berbobot, penuh kharisma diisi oleh
pernyataan Sri Sultan HB X, Pakualam VIII, Kraton Yogyakarta
ringkasannya:
 
Pemerintah yang korup sudah tamat riwayatnya.
Demi memenuhi maklumat para pahlawan perjuangan, demi proklamasi 45
Sultan siap mendukung, berada di barisan terdepan perjuangan reformasi.
 
 
Suharto sudah ditegur oleh para leluhur ... dan diminta pertanggung
jawabanya .... ini fenomena alam !
Jangan takut menjalankan reformasi, dan siarakan berita ini
seluas-luasnya bahwa semua masyarakat yogya dan sultan memulai
reformasi, dan berdiri di barisan terdepan. Acara ini diliput
oleh beberapa media asing, tetapi pers indonesia diharuskan
menyensor berita ini.
(ingat media masa telah diblokir oleh pemerintah)
  
ps.
sehari sebelumnya UGM telah menyatakan sikap, yang diwakili
oleh Rektor UGM, demi persatuian bangsa, dan merupakan sumbangan
bagi bangsa indonesia dari UGM, berisi :
 
Himbaun Keras Kepada Presiden Suharto untuk segera
menghentikan politk adu domba (de vide et impera)
antar kekuatan-kekuatan reformasi dan segera mengundurkan
diri.
 
hidup reformasi.
 
______________________________________________________
Get Your Private, Free Email at http://www.hotmail.com