[INDONESIA-L] RUBRIK - Lelucon (1-4 (r)

From: apakabar@clark.net
Date: Sun Feb 15 1998 - 06:44:00 EST


Forwarded message:
From owner-indonesia-l@indopubs.com Sun Feb 15 04:26:03 1998
Date: Sat, 14 Feb 1998 19:16:52 -0700 (MST)
Message-Id: <199802150216.TAA01403@indopubs.com>
To: indonesia-l@indopubs.com
From: apakabar@clark.net
Subject: [INDONESIA-L] RUBRIK - Lelucon (1-4)
Sender: owner-indonesia-l@indopubs.com

Subject: Lelucon
   Date: Fri, 13 Feb 1998 18:48:05 -0800 (PST)
   From: Humoris Causa <humoris_causa@yahoo.com>
     To: apakabar@clark.net

Suharto tetap setuju menjadi Presiden.

Telah diadakan rapat keluarga di Jalan Cendana Jakarta untuk
menentukan apakah Suharto tetap menjadi Presiden atau mundur dari
Jabatan.

Rapat dihadiri oleh semua anggota keluarga, dari Sigit, Tutut,
Bambang, Titiek, Tommy dan Mamiek. Mereka berapat karena ada desakan
kepada Suharto untuk mengundurkan diri.

Agenda pertama membahas bila Suharto mundur, kerja apa yang bisa
dilakukannya :
Komputer - tidak bisa
Bahasa Inggris - tidak bisa
Nyetir taksi - tidak berani
Mengetik - tidak bisa
Main Sinetron - tidak bisa

Sidang kedua memutuskan untuk tetap menjadi Presiden karena tidak ada
pekerjaan lain bila Suharto sudah tidak menjadi presiden.

Sidang ditutup.

humoris_causa@yahoo.com
humor di sekitar krismon

***

Subject: Lelucon
   Date: Fri, 13 Feb 1998 19:53:29 PST
   From: "subehek pecoet" <behek@hotmail.com>
     To: apakabar@clark.net

Suatu HAri HArmoko bersama beberapa stafnya mengadakan kunjungan kerja
ke suatu daerah di situbondo Jawa timur dengan menggunakan pesawat
produk dari IPTN yaitu Cn 235. sesampai di besuki kira kira 40 Km
sebelum situbondo harmoko melihat sesuah pemandangan yang memilukan
yaitu daerahnya keing dan penduduknya banyak yang miskin lalu harmoko
bilang pada stafnya
harmoko : Wah kasihan tuh rakyat itu biarlah akan kulemparkan uang Rp
50.000 ini ( sambil hendak melemparkan uang Rp. 50.000 dari dalam
pesawat )

Staff : Jangan lemparkan uang itu pak

Harmoko : Kenapa ??

Staff : Kalau Bapak lemparkan uang itu yang senang cuma satu orang

Harmoko : lalu ??

Staff : sebaiknya bapak tukar dulu ke pecahan yang lebih kecil.

Harmoko : Baik kalau begitu akan saya lemparkan uang 10.000 ini sebanyak
lima lembar

Staff : Pak! Pak ! jangan dulu pak, nanti yang senang cuma 5 orang

Harmoko : lalu saya harus bagaimana ????

Staff : Supaya yang bahagia semua orang sebaiknya bapak saja yang terjun
dari pesawat ini

Harmoko ?????????

Subehek
Salam Perubahan

***

Subject: Lelucon - Negara Pura-pura Republik Indonesia
   Date: Fri, 13 Feb 1998 21:28:10 -0800 (PST)
   From: Humoris Causa <humoris_causa@yahoo.com>
     To: apakabar@clark.net

Sejarawan Indonesia pada tahun 2020 (ketika Indonesia berhasil
mencapai kemakmuran-semoga, Amin), membagi periode 1965-1998 adalah
periode PURA-PURA.

Tapi bukan PURA di Bali atau Pura-pura punya pacar (P4) yang tercatat
adalah PURA-PURA beneran. Berikut adalah daftar PURA-PURA:

PURA-PURA canggih, ternyata bikin pesawat tidak laku dan tidak
menambah kemajuan bangsa (sumpah, banyak orang asingnya).
PURA-PURA dermawan, dengan bikin banyak yayasan ternyata hanya kedok
untuk mengeruk harta dari bumi Indonesia.
PURA-PURA berbudaya timur, nyatanya kolusi, korupsi, manipulasi dan
nepotisme merajalela (mungkin memang ini maksudnya).
PURA-PURA menghormati hak asasi manusia, ternyata pendukung mbak Mega
dibantai pada tanggal 27 Juli 1997 (gue kenal sama saksi mata, die
masih trauma).
PURA-PURA demokrasi, tetapi separuh anggota MPR diangkat Presiden,
PURA-PURA menghargai pers, ternyata Tempo, Detik dan Editor diberangus
dengan entengnya.
PURA-PURA punya fundamental ekonomi kuat, ternyata baru disentil Om
Soros sedikit udah sempoyongan.
PURA-PURA cinta negara dengan menyumbang 50.000 dollar, padahal
korupsi dan kolusinya sampai ujung langit.

dan masih banyak PURA-PURA yang lain yang dapat dilihat pada buku
sejarah Indonesia yang terbit ditahun 2020.

humoris_causa@yahoo.com
KRISMON kenapa kau belum mampu menyadarkan CENDANA
(mungkin terlalu banyak PURA-PURA atau sekarang PURA-PURA sadar).

***

Subject: Lelucon-Notonogoro
   Date: Fri, 13 Feb 1998 21:40:07 -0800 (PST)
   From: Humoris Causa <humoris_causa@yahoo.com>
     To: apakabar@clark.net

Bahwasanya prabu Joyoboyo meramal Indonesia akan dipimpin oleh
Notonogoro. Ramalan sudah terbukti 40%.
Presiden pertama adalah SukarNO
Presiden kedua adalah SuharTO
Maka presiden ke tiga adalah .....NO.

Bahwa sekarang ini banyak pejabat yang mau ganti nama :
Harmoko menjadi HarmoNO
Habibie menjadi HabiNO
Prabowo menjadi PraboNO
Wiranto menjadi WiraNO
Latief menjadi LatiNO
Mien Sugandhi menjadi Mien SugandhoNO

Yang tidak perlu ganti nama adalah
SudharmoNO
SutrisNO
MoerdioNO
SiswoNO
SarwoNO
WahoNO

Yang terakhir, email address pengirim mungkin akan diubah menjadi
humoris_causaNO (sekedar supaya ramalan bener).

humoris_causa@yahoo.com
KRISMON datang kolusi, manipulasi, korupsi, nepotisme hilang.