[INDONESIA-P] MI - Deperindag Pangg

From: apakabar@clark.net
Date: Wed May 07 1997 - 05:39:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>
Received: (from apakabar@localhost) by explorer2.clark.net (8.8.5/8.7.1) id IAA04980 for reg.indonesia@conf.igc.apc.org; Wed, 7 May 1997 08:34:16 -0400 (EDT)
Subject: [INDONESIA-P] MI - Deperindag Panggil Ketua Gaikindo Bahas Mobnas

Forwarded message:
From owner-indonesia-p@indopubs.com Wed May 7 00:27:36 1997
Date: Tue, 6 May 1997 22:25:52 -0600 (MDT)
Message-Id: <199705070425.WAA07128@indopubs.com>
To: apakabar@clark.net
From: indonesia-p@indopubs.com
Subject: [INDONESIA-P] MI - Deperindag Panggil Ketua Gaikindo Bahas Mobnas
Sender: owner-indonesia-p@indopubs.com

INDONESIA-P

X-URL: http://www.mediaindo.co.id/publik/9705/07/MI02-04.07.html
      Rabu, 7 Mei 1997
      
Deperindag Panggil Ketua Gaikindo Bahas Mobnas
     _________________________________________________________________
   
   JAKARTA (Media): Gabungan Industri Kendaraan bermotor Indonesia
   (Gaikindo) siap membantu pemerintah menyelesaikan masalah mobil
   nasional (mobnas), kata Ketua Umum Gaikindo, Herman Z. Latief di
   Jakarta, kemarin.
   
   Herman mengemukakan hal ini setelah Gaikindo dan Departemen
   Perindustrian dan Perdagangan (Deperindag) membahas kelanjutan
   industri mobil nasional (mobnas).
   
   Herman mengaku bahwa dia telah dipanggil Menteri Perindustrian dan
   Perdagangan Tunky Ariwibowo untuk membahas masalah mobnas.
   
   Dia tidak menjelaskan materi pembicaraan dengan Menperindag, tapi
   dikemukakan bahwa dari sisi Gaikindo, industri otomotif nasional perlu
   menggalang kekuatan untuk menyukseskan cita-cita membangun industri
   otomotif yang mandiri seperti dimaksudkan oleh kebijakan mobnas.
   Gaikindo akan mengatur langkah-langkah tertentu agar Gaikindo dapat
   menunjang perkembangan mobnas.
   
   Terpenting, industri penunjang (komponen) yang relatif masih sangat
   lemah, harus diperkuat. Untuk itu, perlu dukungan pemerintah, kalau
   perlu, pengembangan industri komponen diprioritaskan.
   
   Herman mengatakan, sebaiknya pemerintah mengerahkan seluruh kemampuan
   untuk melancarkan program mobnas, terutama target pencapaian kandungan
   lokal. "Kita dapat kerahkan seluruh kemampuan untuk mengembangkan dan
   mendukung industri penunjang industri otomotif," tegas Herman.
   
   Menurut Herman, siap tidaknya Gaikindo membantu program mobnas
   tergantung dari pemerintah. Sebab, sampai saat ini, PT Timor Putra
   Nasional (TPN), prinsipal Timor, belum pernah minta bantuan Gaikindo.
   
   Padahal, TPN telah menjadi anggota Gaikindo sejak tahun lalu. "Apa
   yang bisa kita lakukan, akan kita lakukan. Yang jelas, semua perlu
   strategi jitu," ungkapnya.
   
   Pemerintah belakangan ini sangat antusias menyukseskan pengembangan
   mobnas, sedan Timor, menyusul kekecewaan pemerintah terhadap sikap
   Jepang yang membawa masalah mobnas ke tingkat panel Organisasi
   Perdagangan Dunia (WTO).
   
   Semua bank pemerintah akan dikerahkan untuk membiayai pembangunan
   industri mobnas. Salah satu pembiayaan yang segera diwujudkan adalah
   membangun industri komponen yang diperlukan mobnas. (NG/B-1)
     _________________________________________________________________
   
                                  [ISMAP]