[INDONESIA-P] BERNAS - Tambunan: 'S

From: apakabar@clark.net
Date: Sat Mar 29 1997 - 06:50:00 EST


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>
Received: (from apakabar@localhost) by explorer2.clark.net (8.8.5/8.7.1) id KAA26722 for reg.indonesia@conf.igc.apc.org; Sat, 29 Mar 1997 10:49:38 -0500 (EST)
Subject: [INDONESIA-P] BERNAS - Tambunan: 'Siap terima makian'

Forwarded message:
From owner-indonesia-p@indopubs.com Fri Mar 28 22:24:28 1997
Date: Fri, 28 Mar 1997 20:21:59 -0700 (MST)
Message-Id: <199703290321.UAA19855@indopubs.com>
To: apakabar@clark.net
From: indonesia-p@indopubs.com
Subject: [INDONESIA-P] BERNAS - Tambunan: 'Siap terima makian'
Sender: owner-indonesia-p@indopubs.com

INDONESIA-P

X-URL: http://www.indomedia.com/bpost/9703/27/UTAMA/26utama1.htm

                        Tambunan: "Siap Terima Makian"
                                       
  Kubu Bachruddin Bagi-bagikan Kalender Mega
  
   BANJARMASIN - Koordinator Tim Pembela Demokrasi Indonesia (TPDI) RO
   Tambunan SH menyatakan pasrah dan siap dimaki oleh pendukung PDI
   pro-Megawati.
   
   "Saya yang memaksa Megawati pergi ke Magelang, yang akhirnya gagal ke
   Banjarmasin. Karena itu saya pantas disalahkan. Saya siap menerima
   makian," kata pengacara DPP PDI hasil Munas itu, setibanya di
   Banjarmasin, kemarin.
   
   Seperti diberitakan [BPost, 26 Mar], Megawati Soekarnoputri [Ketua
   Umum DPP PDI hasil Munas] tak jadi mengikuti persidangan perdana
   gugatannya terhadap DPC PDI pro-Kongres yang digelar hari ini [27 Mar]
   di Pengadian Negeri Banjarmasin.
   
   Menurut Wakil Sekjen DPP PDI hasil Munas, H Haryanto Taslam,
   ketidakhadiran Megawati ke Banjarmasin disebabkan harus menangani
   masalah yang mendesak.
   
   Dan memang, tidak hadirnya putri sulung Presiden RI pertama Bung Karno
   itu di Banjarmasin, cukup dirasakan dalam penyambutan rombongan RO
   Tambunan oleh para pendukung PDI pro-Mega di Bandara Syamsuddin Noor
   kemarin.
   
   Soetardjo Soerjoguritno [ketua DPP PDI] seperti yang disebutkan
   Haryanto sebagai pengganti Megawati, ternyata juga tidak ikut serta
   dalam rombongan Tambunan. Yang terlihat hanya Sekjen DPP PDI hasil
   Munas Alex Litaay dan Deklator Fusi PDI Abdul Madjid.
   
   Meski keinginan untuk bertatap langsung dengan Megawati tak
   kesampaian, namun kedatangan rombongan Alex dan rombongannya disambut
   penuh suka oleh para pendukung dan simpatisan PDI pro- Munas. Sesekali
   mereka meneriakkan yel-yel, "Hidup PDI Megawati".
   
   Sementara Tambunan yang ditanya penyebab ketidakhadiran Megawati
   mengatakan, "Ia [Megawati, Red] baik-baik saja. Cuma sekarang ini, ia
   masih capek karena habis bertemu pendukungnya di Jateng."
   
   Menurut dia, sebenarnya Megawati berkeinginan sekali bertemu dengan
   para pendukungnya di Banjarmasin. Bahkan, lanjut Tambunan, sebelum
   berangkat ke Jateng Megawati berpesan agar agenda pertemuan di
   Banjarmasin jangan sampai dibatalkan."
   
   "Sebelum berangkat ke sini [Banjarmasin, Red] Mega menitipkan pesan
   kepada saya. Katakan kepada para pendukung saya di Banjarmasin,
   sesudah sidang ini saya akan hadir di Banjarmasin," ujar Tambunan
   menirukan pesan Megawati.
   
   Seperti diketahui, Megawati menggugat DPC PDI Banjarmasin yang ikut ke
   Kongres Medan beberapa waktu lalu. Gugatan tersebut telah didaftarkan
   langsung oleh koordinator TPDI Kalsel, Abdullah SH di PN Banjarmasin,
   Rabu [13 Maret].
   
  Paling pantas
  
   Tambunan menyatakan dirinya yang paling pantas disalahkan atas tidak
   bisa datangnya Megawati ke Banjarmasin. Sebab, dia yang memaksa Mega
   pergi ke Megelang [Jateng], sehingga gagal ke Banjarmasin.
   
   Perjalanan ke Magelang sendiri, aku Tambunan tidak ada dalam jadwal.
   "Jadi kalau mau disalahkan, salahkan saya jangan ibu Mega. Bahkan saya
   siap menerima makian," kata pengacara yang oleh praktisi hukum di
   Banjarmasin sudah dikenal luas.
   
   Sementara Sekjen DPP PDI Alex Litaay yang menyatakan bahwa tidak
   datangnya Megawati ke Banjarmasin, murni karena kelelahan, dan bukan
   karena pekerjaan penting yang harus diselesaikan di Jakarta.
   
   "Nggak ada alasan lain kecuali ibu Mega memang kecapean. Karena dia
   baru tadi malam [25 Maret] dari Magelang," tambah Alex.
   
   Menurut dia, sekarang ini sangat sulit untuk menyusun jadwal kegiatan
   Megawati, karena ada saja kegiatan dadakan yang harus dihadiri.
   Apalagi Megawati juga mempunyai jadwal khusus untuk mengunjungi
   seluruh pendukungnya yang ada di Indonesia, tambahnya.
   
   "Maunya sih semua daerah dikunjungi Mega, tapi karena jadwal sering
   berubah-ubah, terpaksa ada yang dibatalkan, seperti Banjarmasin,
   Medan, Lampung, dan Surabaya," jelas Alex.
   
  Terobati
  
   Ketidakhadiran Megawati di Banjarmasin kemarin sedikit terobati dengan
   dibagi-bagikannya kalender Megawati oleh kubu Bachruddin, ketua DPD
   PDI Kalsel pro-Mega, kepada para pendukung Megawati.
   
   Kalender bertuliskan "Bersama Megawati Soekarnoputri Pemilu 1997 Yes"
   itu laris habis bak kacang goreng ketika dibagikan di halaman Wisma
   Batung Batulis, Banjarmasin, tempat di mana tiga wakil Megawati
   menginap.
   
   Hari ini, sidang perdana gugatan Megawati akan digelar di PN
   Banjarmasin. Mengantisipasi membludaknya gedung pengadilan oleh
   pendukung PDI pro-Mega, aparat keamanan di daerah ini akan mengamankan
   jalannya peersidangan.(ebo/bud/tri)