From: John MacDougall <apakabar@access.digex.net>
Subject: IN/UMUM: MI - Satelindo Perluas Pelayanan Telepon Selular
Forwarded message:
From owner-indonesia-p@igc.org Thu Sep 26 17:40:48 1996
Content-Transfer-Encoding: 7bit
Content-Type: text/plain; charset=US-ASCII
Date: Thu, 26 Sep 1996 16:49:56 -0400 (EDT)
From: indonesia-p@igc.apc.org
MIME-Version: 1.0
Message-Id: <199609262049.QAA14361@access1.digex.net>
Subject: IN/UMUM: MI - Satelindo Perluas Pelayanan Telepon Selular ke
To: undisclosed-recipients:@igc.org
Sumut
To: apakabar@clark.net
X-Mailer: ELM [version 2.4 PL25]
Sender: owner-indonesia-p@igc.apc.org
Precedence: bulk
INDONESIA-P
X-within-URL: http://www.rad.net.id/online/mediaind/publik/9609/27/MI02-03.27.html
Jum'at, 27 September 1996
Satelindo Perluas Pelayanan Telepon Selular ke Sumut
_________________________________________________________________
JAKARTA (Media): PT Satelindo mulai 27 September 1996 memperluas
layanan telepon selular ke Sumatera Utara. Layanan tersebut merupakan
tahap awal yang diberikan PT Satelindo dengan mengoperasikan tujuh
Base Tranciever Station mencakup wilayah Belawan, Pulau Brayan, TVRI,
Tembung, Garuda, Padang Bulan dan Cinta Damai.
Hal tersebut diungkapkan Direktur Satelit PT Satelindo Sahala Silalahi
usai pertemuan Direksi PT Satelindo dengan Gubernur Sumatera Utara
Raja Inal Siregar, di Medan, kemarin.
"Hal ini berarti masyarakat di daerah Sumatera Utara khususnya Medan,
dapat segera menikmati jasa layanan Satelindo GSM dan fasilitas jasa
PT Satelindo lainnya untuk menunjang kegiatan komunikasi dan usaha,"
ujar Sahala Silalahi.
Pada pertemuan tersebut dijelaskan rencana Satelindo untuk
mengoperasikan layanan GSM Satelindo yang bertepatan dengan Hari
Bhakti Parpostel (27 September).
Selain itu, direncanakan PT Satelindo akan memperluas layanan
pengoperasian dengan menambah 12 BTS yang akan dilakukan bertepatan
dengan Hari Sumpah Pemuda, 28 Oktober 1996.
Dengan demikian, layanan pengoperasian akan menjadi 19 BTS yang
menambah luas daerah cakupan. Perluasan daerah tersebut meliputi,
Binjai, Titipapan, BII, Bandar Baru, Tuntungan, Simpang Limun, Lubuk
Pakam, Perbaungan, Tebing Tinggi, Pematang Siantar, Simarjarunjung,
dan Parapat.
"Satelindo akan terus melakukan penambahan BTS-BTS baru secepatnya
untuk meningkatkan liputan layanan Satelindo GSM dan meningkatkan
kualitas layanan sehingga tingkat keberhasilan panggil makin tinggi,"
kata Sahala Silalahi.
Berkaitan dengan perluasan pelayanan tersebut, Satelindo membuka
kantor cabang di Gedung BII Jl P Diponogoro 28 Medan. Namun sampai
saat ini pelayanan aktifasi Simcard GSM Satelindo belum dapat
dilakukan di Medan. Pelayanan tersebut, baru dapat dilakukan di Medan
mulai 12 Oktober 1996. Karenanya untuk saat ini aktifasi Simcard masih
dilakukan di Jakarta.
"Aktifasi Simcard GSM secara langsung dimulai 12 Oktober. Untuk saat
ini aktifasi dapat dilakukan di Jakarta," jelas Sahala.
Pada kesempatan tersebut, Sahala mengungkapkan kemampuan roaming
Satelindo GSM ke luar negeri. Dengan fasilitas itu, pemilik Satelindo
GSM dapat menggunakan telepon genggamnya dari 14 negara, di antaranya
Singapura, Hong Kong, Thailand, Spanyol, Jerman, Inggris, Malaysia,
Australia, Belanda, Norwegia, Macau, Swiss, Denmark, dan Philipina.
Akhir 1996, lanjut Sahala, jangkauan akan bertambah menjadi 38 negara.
"Akhir tahun ini akan bertambah menjadi 38 negara. Kemudian, ditambah
lagi dengan fasilitas mobile fax and Dta maka pemakai GSM Satelindo
semakin mudah melakukan komunikasi dan transaksi bisnisnya," jelas
Sahala. (Ria/B-3)
_________________________________________________________________