Warta Berita 10 April

From: apakabar@clark.net
Date: Tue Apr 11 1995 - 06:44:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>

Forwarded message:
From list@budi.ee.UManitoba.ca Mon Apr 10 23:34 EDT 1995
Resent-Message-Id: <9504110303.AA01479@ee.UManitoba.ca>
Old-Return-Path: saputro@CS.WISC.EDU
Message-Id: <Pine.3.89.9504101942.A11372-0100000@gwis2.circ.gwu.edu>
Date: Mon, 10 Apr 1995 19:39:19 -0400 (EDT)
From: Mohammad Rudy Salahuddin <rudybun@gwis2.circ.gwu.edu>
Reply-To: ui-net@macc.wisc.edu
Sender: saputro@cs.wisc.edu
Subject: Koran2 INA (04/10/95)
To: ISANET <isanet@gwuvm.gwu.edu>
Cc: UI-Net <ui-net@macc.wisc.edu>, FTUI-Net <teknet@ccwf.cc.utexas.edu>
Resent-Date: Mon, 10 Apr 95 22:58:09 EDT
Resent-From: ST403105@BROWNVM.brown.edu
Resent-To: is-lam@macc.wisc.edu
Expansion-Of: ui-net@wigate.nic.wisc.edu
Expansion-Of: is-lam@wigate.nic.wisc.edu
Mime-Version: 1.0
X-Mailing-List: <is-lam@budi.ee.umanitoba.ca> archive/latest/9867
X-Loop: is-lam@budi.ee.umanitoba.ca
Precedence: list
Resent-Sender: is-lam-request@budi.ee.UManitoba.ca
Content-Type: TEXT/PLAIN; charset=US-ASCII
Content-Length: 6814

----------------------------Original message----------------------------

Senin, 10 April 1995

Koran Media Indonesia :
Presiden dan Ibu Tien Soeharto, Miggu (9/4)
kemarin pukul 12 WS (14:00 WIB), mengunjungi Mausoleum Imam Bukhori,
di Samarkand, kota nomor dua terbesar di Uzbekistan. Kompleks makam Imam
Bukhori seorang penafsir hadist Nabi Muhammad SAW ini berada di luar kota
Samarkand. Kota ini ditempuh dengan penerbangan pesawat 45 menit dari
Tashkent ibu kota Uzbekistan. Seusai berdoa di makam Imam Buchori, Pak
Harto sholat sunnah di Masjid sekitar 50 meter dari makam itu. Sebelumnya
acara simbolis Presiden menyerahkan 300 kitab suci Al Quran yg ditermia
imam mesjid tersebut. Sekitar 30 menit Presiden Soeharto berada di kompleks
makam, lalu menuju kediaman Gubernur Samarkand untuk istirahat dan santap
siang. Selain berziarah Imam Bukhori, Presiden juga akan mengunjungi
Registan Square di pusat kota Samarkand. Tempat itu dulunya Madrasah yg
namanya Madrasah Ulughbeg dibangun 1417-1420. Juga terdapat madrasah
Sher-Dor serta madrasah Tillya Kari. Tempat lain yg akan dikunjungi adalah
Kompleks Shakhi Zinda, Observatorium Ulubeghbeg dan keliling jalur sutera
Samarkand dengan mobil seraya kembali ke Tashkent. Siang ini, 10 April,
Presiden dan rombongan akan mengakhiri kunjungannya di Uzbekistan setelah
mengadakan pembicaraan dan menandatangani beberapa perjanjian kerjasama dgn
Presiden Karimov, dan meneruskan kunjungan kerja ke Turkmenistan. Dalam
kunjungan ke Uzbekistan ini secara terpisah turut hadir pula 265 pengusaha
Indonesia yg dipimpin Hasym Djojohadikusumo untuk menjajaki investasi di
berbagai bidang.

Koran Republika :
Kasus seks bebas di kalangan pelajar kembali diungkap.
Melalui penelitiannya dr. Muchtadi Msc. menyimpulkan enam
persen pelajar sekolah lanjutan atas (SLTA) di Jawa Tengah pernah
berhubungan seks bebas. Bahkan ungkap kepala Subdinas Pelayanan Kesehatan
Masyarakat Dinas Kesehatan Jateng itu didepan peserta pertemuan Bakohumas
se Jateng, 60% dari mereka melakukan seks bebas itu dirumahnya sendiri,
sisanya 40% di penginapan atau hotel. Menurut data yg ada, sekarang ini ada
680.283 siswa yg tersebar di 1.783 SLTA di seluruh Jateng. Berdasarkan
hasil penelitian tersebut juga, ditemukan 4 orang (asal Magelang, Salatiga
dan Pemalang) yg sudah dipastikan positive terkena HIV (AIDS), dan 800
orang yg terinfeksi virus itu. Menurutnya lagi, pada tahun 2000,
penderitanya di seluruh dunia akan mencapai 40 juta orang dan 10 juta anak2
balita. Penelitian Muchtadi juga membeberkan bahwa di Jateng, 75% di antara
WTS adalah berstatus janda, 10% masih mempunyai suami, dan sisanya 15%
belum pernah kawin. Sedangkan usia mereka, termasuk ibu rumah tangga,
antara 16-30 tahun dengan latar belakang pendidikannya mulai SLTA, dan
penghasilan bersih mereka rata-rata sebulan berkisar Rp 300 ribu hingga Rp
2 juta. Untuk menghindari penyebaran AIDS lebih jauh, setelah ditemukannya
empat penduduk tersebut, maka berdasarkan SK Gubernur, dibentuklah komisi
AIDS.

Koran Media Indonesia :
Setidaknya sekitar 5000 jemaah calon haji yg di
"waiting list" akan diberangkatkan. Mereka menggantikan calon haji yg
batal serta jatah para petugas haji yg tidak dihitung dalam kuota.
Perincian nya adalah 3000 jemaah yg batal berangkat, dan 2000 petugas haji
Indonesia (petugas haji dibebaskan dari hitungan kuota). Sementara itu
pihak Depag dan Garuda siap menindak stafnya bila terlibat dalam jual beli
"seat" kepada calon haji yg masuk daftar tunggu. Oknum2 yg menjual seat
tersebut memungut biaya ekstra Rp 2,5 juta sehingga jumlah ongkos naik haji
menjadi Rp 9,5 juta. Jumlah ini jauh lebih besar dari biaya resmi yg cuma
Rp 7 juta. Kabar sedih yg didapat dari Arab Saudi adalah dari Menteri
Agama, karena ternyata pihak Arab Saudi tetap tidak mau meningkatkan
kuotanya sampai berita ini diturunkan, dengan alasan keselamatan, keyamanan
dan kemabruran jemaah ibadah haji. Di tanah air, diperoleh keterangan
sampai kemarin, kursi garuda yg tidak terisi mencapai 2.069, dan terbanyak
berasal dari embarkasi Halim Perdana Kusuma, Jakarta, yg mengakibatkan
kerugian terhadap pihak Garuda. Untuk setiap "Open Seat" itu pihak Garuda
harus menyediakan empat kali extra flight, dan untuk satu extra flight,
biaya yg ditanggung Garuda Rp 0,5 miliar. Pihak Garuda juga menanggung
setiap keterlambatan pemberangkatan, karena di Bandara Abdul Aziz, Jeddah,
dikenakan denda 10.000 Real atau sekitar Rp 6 juta dari setiap
penundaan.

Koran Berita Yudha :
Berita gembira bagi para calon jemaah haji,
terutama bagi mereka yg kurang cocok dengan masakan Saudi Arabia. Rano
"Doel" Karno, bekerja sama dengan Harri Capri dan Iskandar Ismail, membuka
restoran "Doel" di Arab Saudi. Restoran itu, kata Rano, akan beroperasi 15
April ini. Letaknya di lantai dua Hotel HIlton dekat Masjidil Haram.
Restoran Doel, sesuai dengan namanya menyajikan makanan ciri khas
Indonesia. Sayur Asem, juga dijumpai di restoran yg dikelola 30 karyawan
itu. Ide membuka restoran tersebut, kata Rano, datang secara tiba2 dan
berdasarkan pengalaman kesulitan mencari masakan Indonesia waktu berumrah.
Untuk tahap awal mereka bertiga mengeluarkan biaya kontrak di Hilton
setahun sebesar 300.000 Real atau senilai Rp 180 juta. Soal harga, katanya
sesuai dengan harga Saudi, lumayan mahal.

Koran Berita Yudha :
Masih ingat William, Edwin, dan Judith Soeryadjaya?
Jum'at pekan lalu hampir semua keluarga bekas
pemilik saham PT Astra International ini berkumpul di
Yogyakarta. Mereka disana meresmikan "Melia Purosani Hotel", sebuah hotel
pertama berbintang lima di Yogyakarta yg 40% sahamnya di kuasai PT
Suryaraya Idaman. Setelah tertimpa musibah Bank Summa (1992), nama keluarga
konglomerat itu nyaris tenggelam, dan hampir tak pernah muncul lagi dalam
berbagai peristiwa bisnis. Karena itulah dalam acara itu, William tidak
hanya membalas jabat tangan koleganya, tapi juga merangkulnya, "Senang
ketemu anda. Lama Sekali kita tak jumpa", katanya.

Koran Suara Karya :
Indonesia mengirim nota diplomatik kepada Pemerintah Cina di Beijing untuk
meminta keterangan tentang peta maritim negara itu yg memasukkan sebagian
Natuna di Laut Cina Selatan ke dalam wilayahnya. Yg dikhawatirkan Indonesia
adalah kedaulatan Cina yg mencakup wilayah 200 mil laut. Jika perhitungan
ini dilakukan dari beberapa pulai Spratly yg diklaim Cina, sebagian besar
wilayah Natuna Besar yg selama ini menjadi milik Indonesia akan terambil.
Jadi perhitungan 200 mil laut Cina itu akan tumpang tindih dengan zone
ekonomi ekslusif Indonesia. Gugusan kepulauan Natuna memiliki cadangan gas
alam yg amat besar. November tahun lalu Pertamina menandatangani kontrak
eksplorasi dengan perusahaan minyak Amerika, Exxon Corp. Karena itulah
Indonesia tidak ingin kepulauan tersebut yg sudah menjadi milik terambil
oleh Cina begitu saja.