Harga Saham Indosat Melonjak

From: apakabar@clark.net
Date: Sat Oct 22 1994 - 17:48:00 EDT


From: John MacDougall <apakabar@clark.net>

From apakabar Thu Oct 20 19:16 EDT 1994
Received: (apakabar@localhost) by clark.net (8.6.9/8.6.5) id TAA23554 for apakabar; Thu, 20 Oct 1994 19:16:12 -0400
Path: news.clark.net!news.sprintlink.net!redstone.interpath.net!ddsw1!panix!zip.eecs.umich.edu!newsxfer.itd.umich.edu!gatech!howland.reston.ans.net!EU.net!uunet!news.delphi.com!usenet
From: Mujaya Hertadi <hertadi@delphi.com>
Newsgroups: soc.culture.indonesia
Subject: Indosat melonjak - kaget ?
Date: Thu, 20 Oct 94 10:42:50 -0500
Organization: Delphi (info@delphi.com email, 800-695-4005 voice)
Lines: 54
Message-ID: <By8ViUy.hertadi@delphi.com>
NNTP-Posting-Host: bos1e.delphi.com
Apparently-To: apakabar
Content-Type: text
Content-Length: 2967
Status: RO

Harga Saham Indosat Melonjak
 
Jakarta, Selasa, Mdk
Harga jual saham PT Indosat di New York Stock Exchange yang mulai
tercatat pukul 10.04 waktu New York AS hari Selasa (18/10) atau
pukul 21.09 WIB mampu mencapai di atas harga patokan tertinggi 32,05
dolar AS per ADS (American Depository Shares), yakni 37,05 dolar per ADS.
Demikian informasi yang diperoleh dari New York Stock Exchange AS
melalui hubungan telekomunikasi satelit yang diterima oleh Indosat di
Jakarta, Selasa (18/10). Laporan transaksi saham Indonsat bentuk ADS
sebanyak empat juta lembar ADS tersebut diterima langsung oleh Menteri
Keuangan Mar'ie Muhammad.
 
Rencana penayangan perdagangan saham PT Indosat selama 30 menit tidak
dapat berlangsung lama dan hanya dapat ditayangkan selama lima menit.
Dalam kesempatan ini, Dirut PT Indosat Tjahjono menyebutkan harga transaksi
pertama yang meningkat di atas patokan tertinggi tersebut sudah merupakan
harga terbaik. "Ini menggambarkan besarnya perhatian investor asing
terhadap saham perusahaan Indonesia.
 
Menurut Menkeu keadaan seperti ini menunjukkan tingginya kepercayaan ini,
sekaligus menumbuhkan citra tentang Indonesia diluar negeri. Kenaikan
harga sudah terjadi sekitar 10 persen dari harga patokan. Minat beli yang
melonjak ini didasarkan perhitungan proyeksi laba bersih PT Indosat tahun
1994 sebesar 129,3 juta dolar AS atau sama dengan Rp 281,2 milyar dengan
earning per shares (EPS) Rp 296,3 milyar sehingga menciptakan prices earning
ration (PER) sekitar 23,6 kali.
 
Sementara itu, di bursa dalam negeri penjualan saham PT Indosat alokasi
investor domestik juga telah oversubscribed dua kali. Bahkan permintaan
untuk fixed alloment di luar jatah pemodal lokal individu peningkatan
permintaannya mencapai tujuh kali. Sesuai prospektrus penjualan saham
Indosat untuk pemodal WNI jumlahnya mencapai 80.550.000 lembar dengan porsi
50 persen untuk pemodal individu lokal dan 50 persen untuk alokasi fixed
allotment.
 
Saham Indosat yang ditawarkan di bursa New York secara ADS di Indonesia
melalui Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek Surabaya ditawarkan dengan
ketetapan harga Rp 7.000 per lembar. Dirut PT Danareksa Rustam Efendi
sebagai holding yang didalamnya termasuk PT Danareksa Sekuritas,
menggambarkan saham PT Indosat di bursa luar negeri maupun di dalam negeri
blue chip.
 
"Karena banyak peminatnya maka pemodal lokal harus pandai-pandai menyimpannya
dan jangan terlalu cepat dijual. Sebab, investor lokal sama seperti pemodal
asing dapat main di dua bursa (BEJ, BES dan di New York Stock Exchange yang
jumlahnya 10 saham itu dapat dikonversi menjadi saham dan dapat dijual
di BEJ atau BES. Sebaliknya pemodal domestik yang memiliki saham Indosat
dapat menkonversikan sahamnya menjadi ADS kemudian dijual di bursa New York.
Dijelaskan pula, pencatatan saham Indosat di BEJ dan BES akan dilaksanakan
sehari setelah pencatatan di Bursa New York, yakni hari Rabu (19/10)
mulai pukul 09.00 WIB.
 
(Merdeka, Rabu, 19 Oktober 1994)

From apakabar Thu Oct 20 19:18 EDT 1994
Received: (apakabar@localhost) by clark.net (8.6.9/8.6.5) id TAA23947 for apakabar; Thu, 20 Oct 1994 19:18:06 -0400
Path: news.clark.net!news.sprintlink.net!siemens!uunet!news.delphi.com!usenet
From: Mujaya Hertadi <hertadi@delphi.com>
Newsgroups: soc.culture.indonesia
Subject: Saham Indosat langsung melejit
Date: Thu, 20 Oct 94 11:20:48 -0500
Organization: Delphi (info@delphi.com email, 800-695-4005 voice)
Lines: 57
Message-ID: <B0xUiKw.hertadi@delphi.com>
NNTP-Posting-Host: bos1e.delphi.com
Apparently-To: apakabar
Content-Type: text
Content-Length: 3182
Status: RO

Saham Indosat Langsung Melejit 80 Poin Di BEJ
 
Jakarta, 19 Oktober
Saham Indosat langsung diserbu puluhan pialang di Bursa Efek Jakarta
(BEJ) Rabu (19/10), sehingga harga jual saham BUMN ini langsung melejit
dari penawaran perdana yang Rp 7.000 per lembar menjadi Rp 9.000 per
lembar, naik 80 pin. Menteri Keuangan Mar'ie Muhammad, Rabu pagi juga
langsung memantau perkembangan saham Indosat.
Sebelumnya Mar'ie Muhammad Selasa malam mengatakan, PT Indonesia
Satelite (Indosat) telah sukses tercatat di Bursa Saham New York (NYSE)
dengan nilai perdana 37,5 dolar AS per satu American Depository Shares
(ADS).
 
"Pemerintah memang sengaja memilih NYSE untuk menjual saham Indosat. Seab,
peraturan yang berlaku lebih ketat dibanding bursa saham lainnya. Jadi
dengan demikian bisa menimbulkan citra tentang kinerja perusahaan Indonesia
sudah cukup baik," tandasnya seusai menyaksikan perdagangan perdana saham
Indosat di NYSE sekitar pukul 10.30 waktu New York (pukul 21.30 WIB)
melalui video conference di Gedung Indosat, Selasa malam (18/10).
Diingatkan, yang penting bukan hanya kinerja masa lalu tapi kemampuan
untuk berkembang di masa mendatang. Harga perdana yang dipatok 32,05 per satu
ADS (10 lembar saham-red) naik sekitar 10 persen menjadi 37,5 dolar AS
per satu ADS.
 
Kepercayaan Investor
"Ini membuktikan kepercayaan para investor terhadap perusahaan nasional
Indonesia dan inilah pengalaman pertama yang cukup mengesankan bagi pemain
bursa," ujarnya.
 
Dengan demikian, sambungnya, hal ini dapat dijadikan contoh bagi perusahaan
baik milik pemerintah maupun swasta untuk mengikuti langkah Indosat.
Sementara itu, suasana pasar modal Newyor (New York Stock Exchange/NYSE),
Selasa pagi sekitar pukul 09.30 pagi (di Indonesia pukul 20.30) amat ramai.
Para pemain saham mulai memperhatikan nilai-nilai saham yang tertera di
papan dan mulai saat itu pulalaha, Saham Indosat mulai ditawarkan.
 
Pemasaran perdana di tandai dengan pengibaran bendera Merah Putih di halaman
yang menandai Indonesia berperan serta dalam menjual saham di gedung yang
menjadi bursa saham sejak 200 tahun lalu. Dalam penayangan video conference
tampak Dirut Indosat Djahjono Soeryodibroto, terjun di lantai bursa untuk
menyaksikan langsung kegiatan perdagangan, terutama saham Indosat.
NYSE adalah bursa saham terbesar di dunia yang ditandai dengan sedikitnya
2.500 perusahaan dunia menjual sahamnya. Setiap hari di lantai bursa, berputar
sekitar 330 juta saham dengan transaksi sekitar 10 miliar dolar AS.
Saham Indosat yang semula di tawarkan seharga 32,05 dolar per satu ADS,
menurut Tjahjono, dalam perdagangan perdana mencapai harga 37,5 dolar AS
per ADS.
 
Bertindak selaku lead underwriter saham Indosat di NYSE adalah Marill Lynch,
sedangkan di Indonesia adalah PT Dana Reksa Sekuritas.
Dalam siaran langsung melalui satelit tersebut perbincangan antara Dirut
Indosat dan Menteri Keuangan yang dipandu oleh Reporter TVRI Maria Daluas
gagal dilaksanakan akibat tidak sempurnyanya penerimaan suara di NYSE.
Sebelumnya, Sekjen Depkeu Jusuf Anwar selaku Koordinator Tim Tujuh mengatakan,
saham Indosat dijual 258.875.000 di pasar modal internasional.
 
(Suara Pembaruan, Rabu, 19 Oktober 1994)